Rifan Financindo - Bursa saham Jepang menguat pada awal perdagangan, didorong pelemahan yen dan sinyal ekonomi Amerika Serikat yang masih solid. Kondisi ini meningkatkan minat beli pada saham-saham berorientasi ekspor dan sektor yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga.
Penguatan yen yang melemah membuat pendapatan eksportir Jepang berpotensi lebih kompetitif saat dikonversi kembali ke mata uang domestik. Pasangan USD/JPY berada di 156,89, naik dibanding 156,57 pada penutupan pasar saham Tokyo hari Kamis.
Saham otomotif menjadi motor utama kenaikan, seiring pelemahan yen yang umumnya menguntungkan produsen kendaraan. Honda Motor tercatat menguat sekitar 2,6% pada awal sesi.
Dari sektor keuangan, saham-saham finansial juga ikut mengangkat indeks. Nomura Holdings naik sekitar 2,0%, mencerminkan sentimen positif di tengah perhatian pasar pada arah ekonomi global dan potensi dampaknya terhadap pasar obligasi serta suku bunga.
Meski pasar menguat, investor tetap mencermati perkembangan ketegangan diplomatik antara China dan Jepang yang berpotensi memicu volatilitas. Isu geopolitik kawasan kerap menjadi faktor risiko bagi aset berisiko di Asia.
Secara keseluruhan, Nikkei Stock Average naik 0,7% ke level 51.491,91. Pelaku pasar juga menanti rilis data tenaga kerja AS yang dijadwalkan keluar hari ini, karena hasilnya dapat mempengaruhi arah dolar, imbal hasil obligasi, dan sentimen di pasar saham global.(asd) Rifan Financindo.
Sumber : Newsmaker