Wednesday, January 7, 2026

Nikkei Merah Gara-Gara China?

 


PT Rifan - Bursa saham Jepang dibuka melemah pada perdagangan pagi, seiring meningkatnya ketegangan diplomatik antara Jepang dan China yang membuat pasar lebih waspada terhadap prospek ekonomi Jepang ke depan.

Tekanan jual paling terasa di sektor elektronik dan keuangan, yang jadi penarik utama pelemahan indeks. Sejumlah investor memilih mengurangi risiko dulu sambil menunggu kejelasan perkembangan hubungan dua negara tersebut.

Di saham-saham besar, Hitachi Ltd. turun sekitar 1,5%, sementara Sumitomo Mitsui Financial Group melemah 1,6%. Pergerakan ini ikut menambah beban ke indeks karena keduanya termasuk emiten berkapitalisasi besar.

Dari sisi mata uang, USD/JPY berada di 156,77, lebih tinggi dibanding 156,31 pada penutupan pasar saham Tokyo sehari sebelumnya. Pergerakan yen ini ikut dipantau karena bisa memengaruhi sentimen ekspor dan arah pasar saham Jepang.

Secara keseluruhan, Nikkei Stock Average turun 0,5% ke level 51.687,44. Pelaku pasar kini fokus memantau lanjutan isu China–Jepang, sekaligus menunggu rilis data ekonomi AS yang bisa memengaruhi arah global risk sentiment.


Inti Poin (5 Hal):

- Nikkei turun 0,5% ke 51.687,44 pada awal perdagangan.

- Sentimen tertekan oleh ketegangan diplomatik Jepang–China.

- Sektor elektronik dan keuangan memimpin pelemahan.

- Hitachi -1,5% dan Sumitomo Mitsui -1,6% jadi sorotan.

- USD/JPY 156,77, pasar juga menunggu data ekonomi AS. PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


No comments:

Post a Comment