Monday, February 9, 2026

Nikkei Naik 1,5%, Saham Teknologi Pimpin Reli

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang menguat pada hari Selasa, melanjutkan euforia setelah kemenangan pemilu Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pasar mulai memasang ekspektasi lebih besar pada arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintahan baru, yang dinilai dapat mendorong belanja dan dukungan terhadap strategi sektor-sektor.

Indeks Nikkei 225 naik 1,5% menjadi 57.205,64, dengan penguatan saham yang dipimpin teknologi, elektronik, dan mesin. Sektor-sektor ini menjadi sorotan karena biasanya paling cepat diuntungkan saat pasar berharap ada stimulus atau dukungan kebijakan untuk industri.

Sejumlah saham besar melesat: SoftBank Group menguat 5,8%, IHI Corp naik 5,9%, dan NEC Corp naik 5,5%. Lonjakan ini menunjukkan pasar bukan hanya naik tipis merata, tapi benar-benar memilih “pemenang” dari sektor yang dianggap paling punya peluang.

Di pasar valuta asing, USD/JPY berada di 156,20, sedikit lebih rendah dibandingkan 156,40 saat penutupan bursa Tokyo sehari sebelumnya. Yen yang bergerak sensitif belakangan ini masih akan sangat dipengaruhi oleh arah kebijakan fiskal Jepang, serta kemungkinan respons otoritas jika pelemahan yen kembali berlebihan.

Ke depan, investor masih menunggu detail lebih jelas soal paket kebijakan Takaichi, sambil menyatukan musim rilis laporan keuangan emiten. Kombinasi “janji kebijakan” dan kinerja korporasi inilah yang akan menentukan apakah reli ini bisa bertahan, atau hanya euforia awal yang cepat memudar.(asd) Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Sunday, February 8, 2026

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut

 


PT Rifan - Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangkat indeks Nikkei 225 hingga mencetak rekor baru, sementara Topix ikut menembus puncak tertinggi.

Pada perdagangan pagi, Nikkei sempat naik sekitar 4% dan Topix menguat lebih dari 2%. Kenaikan dipimpin sektor elektronik dan perbankan, seiring perburuan investor terhadap saham-saham yang dinilai paling diuntungkan jika pemerintah membuka keran belanja untuk strategi industri seperti pemerintah dan AI.

Koalisi penguasa yang dipimpin Takaichi meraih mayoritas besar di parlemen, memberi ruang kebijakan yang lebih luas untuk mendorong stimulus fiskal. Janji kampanyenya soal penghentian sementara konsumsi pajak untuk makanan juga ikut menyulut minat di saham ritel dalam beberapa pekan terakhir.

Analis menilai hasil pemilu ini melampaui perkiraan awal dan bisa menjadi “pemantik” untuk gelombang kebijakan ekspansif berikutnya. Fokus pasar mengarah ke emiten pertahanan seperti Mitsubishi Heavy Industries, saham-saham terkait ruang angkasa, sektor keuangan, hingga perusahaan yang dekat dengan rantai pasok pangan.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Thursday, February 5, 2026

Nikkei Tertekan: Tech AS Jatuh, Sinyal Tenaga Kerja Melemah

 



PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang dibuka melemah pada hari Jumat (6 Feb) karena sentimen global memburuk: semalam bursa AS terutama sektor teknologi kembali jatuh, sementara data tenaga kerja AS memberi sinyal ekonomi mulai “dingin”.

Tekanan paling terasa di saham logam dan elektronik. Sumitomo Metal Mining turun 6,8%, dan Kioxia Holdings turun 6,0%, menunjukkan kekhawatiran bahwa permintaan global untuk komoditas dan komponen teknologi bisa melambat jika ekonomi AS melemah.

Dari AS, pemicunya dua: pertama, aksi jual saham tech memicu kecemasan pasar soal belanja besar-besaran AI dan pertanyaan “kapan balik modalnya” (beberapa raksasa teknologi turun tajam).

Kedua, indikator tenaga kerja semakin terlihat lemah—lowongan pekerjaan turun ke sekitar level terendah sejak tahun 2020, dan klaim penurunan pengangguran naik lebih tinggi dari perkiraan. Kombinasi ini membuat investor semakin defensif dan ikut menekan aset berisiko di Asia.

Di pasar valuta asing, USD/JPY berada di 156,68, lebih rendah dari 156,93 saat penutupan pasar saham Tokyo Kamis—artinya yen sedikit menguat. Yen yang menguat biasanya jadi beban tambahan untuk saham eksportir karena potensi menekan pendapatan saat konversi.

Fokus pasar hari ini juga mengumumkan musim laporan kinerja emiten: Toyota Motor dan Itochu Corp. dijadwalkan merilis hasil kuartalan pada hari Jumat, sehingga trader cenderung mengurangi risiko sebelum angka resmi keluar.

Sejauh ini, Nikkei Stock Average turun 1,5% menjadi 53.021,40, dengan pelaku pasar menunggu apakah data AS berikutnya akan memperkuat narasi “ekonomi melambat” (yang bisa mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga), atau justru hanya jeda sementara.(asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : Newsmaker


Wednesday, February 4, 2026

Saham Jepang Rebound Tipis, Pasar Fokus ke Pemilu Akhir Pekan

 


PT Rifan Financindo - Saham Jepang menguat tipis pada Kamis, memulihkan sebagian pelemahan sesi sebelumnya ketika perhatian investor mulai terkunci ke pemilu majelis rendah yang digelar akhir pekan ini. Nikkei 225 naik sekitar 0,2%, sementara Topix menguat lebih solid 0,4%—menggambarkan sentimen yang mulai stabil setelah volatilitas di sektor global, terutama teknologi.

Fokus utama pasar adalah langkah Perdana Menteri Sanae Takaichi yang memanggil pemilu dadakan untuk mengamankan dukungan terhadap agenda kebijakan, termasuk peningkatan belanja dan prioritas fiskal lainnya. Di sisi lain, pelaku pasar juga mulai pasang posisi jelang rilis PDB Jepang kuartal IV pekan depan, yang diperkirakan rebound setelah kontraksi tajam pada kuartal sebelumnya.

Dari pergerakan saham, penguatan dipimpin oleh nama-nama besar yang punya bobot tinggi di indeks. Toyota melaju sekitar +1,7%, disusul Hitachi +1,1%, Lasertec +0,8%, Shin-Etsu Chemical +0,7%, dan JX Advanced Metals +2,3%. Kinerja saham-saham ini membantu menahan pasar tetap hijau meski investor masih cenderung selektif.

Di ranah korporasi, sorotan datang dari Renesas Electronics yang melonjak sekitar +7% setelah mengumumkan rencana menjual bisnis Timing ke SiTime senilai US$3 miliar. Aksi korporasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk merapikan portofolio dan memperkuat fokus bisnis inti.

Kesimpulannya, pasar Jepang sedang masuk fase “wait and see”: pemilu dan PDB menjadi dua katalis terdekat yang bisa menentukan arah yen, obligasi, dan saham—terutama karena kebijakan fiskal (belanja/pajak) berpotensi mengubah ekspektasi investor terhadap prospek pertumbuhan Jepang ke depan.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, February 3, 2026

Nikkei Siap Koreksi Setelah Cetak Rekor, Ada Apa?

 


Indeks saham Jepang diperkirakan melemah setelah reli kencang yang mengantarkan pasar ke rekor tertinggi pada Selasa. Setelah euforia, pelaku pasar mulai mengantisipasi aksi ambil untung—apalagi ketika sentimen global mulai kurang ramah.

Tekanan datang dari Wall Street: saham teknologi AS turun semalam, dan itu bisa “menular” ke sektor teknologi di Jepang yang sebelumnya ikut jadi mesin penggerak reli.

Sinyal awal sudah terlihat di pasar derivatif. Kontrak berjangka Nikkei 225 turun 1,0% ke 54.025 di Singapore Exchange—indikasi pasar membuka hari dengan nada lebih hati-hati.

Di sisi mata uang, pasangan USD/JPY berada di 155,78, menguat dibanding 155,43 saat penutupan pasar saham Tokyo pada Selasa. Pergerakan yen bisa ikut memengaruhi saham eksportir dan sentimen risiko secara keseluruhan.

Fokus investor kini beralih ke musim laporan keuangan. Dua emiten besar yang dinanti hari Rabu adalah Marubeni dan Mitsubishi Heavy Industries—hasilnya bisa jadi “penentu arah” setelah indeks sudah naik terlalu cepat.

Sebagai konteks, pada Selasa Nikkei Stock Average melesat 3,9% dan menutup hari di level tertinggi sepanjang masa 54.720,66. Setelah lonjakan segila itu, pasar biasanya masuk fase uji: koreksi sehat dulu, atau justru lanjut terbang?(asd) Rifan Financindo.

Sumber: NewsMaker

Monday, February 2, 2026

Nikkei Lompat 2,2% Dipimpin Elektronik & Bank

 


PT Rifan - Saham Jepang menguat luas pada perdagangan Selasa, dengan Nikkei naik sekitar 2,2% ke 53.808,67. Sentimen membaik karena data aktivitas pabrik AS menunjukkan pemulihan yang kuat, ditambah yen yang melemah sehingga menguntungkan emiten yang berorientasi ekspor.

Dorongan utama datang dari data manufaktur AS: indeks manufaktur Institute for Supply Management naik ke 52,6 (zona perluasan) dari 47,9. Angka ini membuat pasar menilai ekonomi AS masih cukup “sehat”, sehingga minat risiko kembali naik.

Di pasar valas, yen melemah—USD/JPY berada di sekitar 155,5, naik dari penutupan Tokyo sebelumnya. Yen yang lebih lemah biasanya membantu pendapatan perusahaan Jepang (karena nilai ekspor naik saat konversi), sehingga saham-saham elektronik ikut kencang.

Di level saham, Kioxia Holdings melesat sekitar 11%, sementara Japan Post Bank naik sekitar 4–5%. Penguatan Kioxia juga terbantu ekspektasi jelang rilis laporan keuangan yang dijadwalkan 12 Februari 2026.

Pasar juga menunggu rilis kinerja emiten besar hari ini: Denso diperkirakan melaporkan pendapatan pada Selasa, 3 Februari 2026, sementara Mitsui & Co. mengumumkan hasil untuk periode sembilan bulan pada 3 Februari 2026 (12:00 JST). Kombinasi data AS + arah yen + musim laporan keuangan inilah yang membuat Jepang jadi salah satu pasar paling “hidup” pagi ini. (asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Sunday, February 1, 2026

Nikkei Hijau Tipis, Saham Auto & Pharma Ngebut

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang menguat pada perdagangan Senin, dengan Nikkei naik 0,4% ke 53.534,49. Pendorong utamanya datang dari pelemahan yen yang membuat prospek laba perusahaan exportir terlihat lebih menarik.

Yen yang lebih lemah biasanya jadi “angin belakang” untuk emiten Jepang, karena pendapatan luar negeri saat dikonversi ke yen bisa terlihat lebih besar. Hari ini, USD/JPY berada di 154,92, naik dari 153,89 pada penutupan bursa Tokyo hari Jumat—dan pasar langsung merespons dengan bias positif.

Sektor otomotif memimpin kenaikan, mencerminkan optimisme bahwa pelemahan yen bisa membantu kinerja perusahaan yang banyak menjual produk ke luar negeri. Toyota Motor menjadi salah satu motor penggerak setelah sahamnya naik 2,9%.

Dari sisi defensif, sektor farmasi ikut menguat—tanda investor tidak sepenuhnya “risk-on” membabi buta, tapi tetap pilih saham yang dianggap punya daya tahan. Saham Shionogi naik 2,3%, ikut menopang  Fokus pasar sekarang mengarah ke musim laporan keuangan kuartalan. Investor memantau rilis earnings yang bisa mengubah mood pasar dalam hitungan jam, termasuk dari Daiwa Securities Group dan Murata Manufacturing yang dijadwalkan merilis hasil kinerja pada hari yang sama.

Di luar faktor yen dan earnings, perhatian juga tertuju pada arah kebijakan ekonomi. Rencana ekonomi dari **Sanae Takaichi ikut jadi bahan pertimbangan pelaku pasar menjelang pemilihan umum pada 8 Februari, karena kebijakan fiskal/industri bisa memengaruhi sentimen sektor-sektor kunci.

Intinya, kenaikan Nikkei hari ini lebih didorong kombinasi “yen melemah + harapan earnings” ketimbang euforia baru. Pasar terlihat sedang cari alasan untuk lanjut naik, tapi tetap sensitif: kalau laporan kinerja mengecewakan atau yen mendadak berbalik menguat, momentum bisa cepat berubah.(asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker