Thursday, July 9, 2026

Nikkei Menguat Tajam, SoftBank dan Kioxia Jadi Motor Kenaikan

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Indeks Nikkei 225 melonjak 1,5% ke atas level 68.700 pada perdagangan Jumat (10/7), sementara indeks Topix menguat 0,8% ke posisi 4.052. Bursa Jepang memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut dengan mengikuti penguatan Wall Street pada perdagangan sebelumnya.

Sentimen pasar ditopang oleh reli saham semikonduktor yang meningkatkan minat investor terhadap sektor teknologi. Penguatan saham chip di Amerika Serikat turut mendorong optimisme bahwa permintaan terhadap industri teknologi dan kecerdasan buatan masih tetap kuat.

Penurunan harga minyak juga memberikan dukungan tambahan bagi pasar saham Jepang. Meredanya harga energi membantu menekan kekhawatiran inflasi sekaligus mengurangi beban ekonomi Jepang yang sangat bergantung pada impor minyak dan komoditas energi.

Namun, investor tetap mencermati data harga produsen Jepang yang meningkat ke laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa tekanan biaya masih bertahan, terutama akibat dampak konflik Timur Tengah terhadap harga energi dan rantai pasok global.

Saham teknologi memimpin penguatan dengan SoftBank Group melonjak 7,9%, Murata Manufacturing naik 5,5%, dan Kioxia Holdings menguat 5,4%. Advantest juga naik 3,3%, sementara Tokyo Electron bertambah 2,2%.(CP) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : Newsmaker

Wednesday, July 8, 2026

Nikkei Anjlok, Minyak Melonjak

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Rabu (08/7), tertekan oleh penurunan di sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi. Indeks Nikkei 225 turun 1,85% pada akhir perdagangan di Tokyo.

Beberapa saham masih mencatat penguatan di tengah tekanan pasar. Tokyo Electric Power naik 3,81% ke level 479,90. Mercari menguat 3,39% ke 4.665 dan menyentuh level tertinggi dalam tiga tahun. Sementara itu, Inpex naik 3,26% ke 3.388, didukung oleh kenaikan harga minyak.

Namun, tekanan besar datang dari saham teknologi dan material. Taiyo Yuden menjadi salah satu pemberat utama setelah turun 8,50% ke 14.965. Hoya melemah 6,77% ke 23.910, sementara Mitsui Mining and Smelting turun 6,12% ke 33.730.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang melemah jauh lebih banyak dibanding yang menguat di Bursa Tokyo. Sebanyak 2.217 saham turun, 1.299 saham naik, dan 226 saham tidak berubah. Meski pasar melemah, indeks volatilitas Nikkei justru turun 20,50% ke level 29,70.

Di pasar komoditas, harga minyak bergerak naik tajam. WTI untuk pengiriman Agustus naik 3,22% ke US$72,71 per barel, sementara Brent September menguat 3,26% ke US$76,58 per barel. Di sisi lain, emas berjangka Agustus turun 0,63% ke US$4.131,20 per troy ounce.

Dari pasar mata uang, USD/JPY naik 0,15% ke 162,22, sementara EUR/JPY menguat 0,16% ke 185,29. Indeks dolar AS futures juga naik tipis 0,01% ke 100,79. Pergerakan ini menunjukkan pasar Jepang masih berada di bawah tekanan, terutama karena kenaikan minyak dan sentimen global yang lebih berhati-hati.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, July 7, 2026

Saham Jepang Tertekan, Aksi Jual Teknologi Makin Dalam

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa, tertekan aksi jual besar di sektor teknologi. Indeks Nikkei 225 turun 2,12 persen ke level 68.257 dan mencatat posisi terendah dalam tiga pekan. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas melemah 0,97 persen ke level 4.062.

Sentimen regional ikut memburuk setelah saham Samsung Electronics di Korea Selatan sempat anjlok hingga 10 persen, meskipun perusahaan melaporkan pertumbuhan laba yang kuat. Penurunan tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan euforia perdagangan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Di Jepang, pelaku pasar juga mencermati data ekonomi terbaru. Upah nominal naik 3,2 persen pada Mei, tetapi belanja rumah tangga turun 0,4 persen. Kombinasi ini menunjukkan tekanan terhadap konsumsi domestik masih menjadi perhatian, meskipun pendapatan pekerja mencatat pertumbuhan.

Tekanan paling besar terlihat pada saham-saham teknologi utama. Kioxia Holdings anjlok 11,3 persen, Taiyo Yuden turun 11 persen, Murata Manufacturing melemah 10,1 persen, Lasertec terkoreksi 6,4 persen, dan Ibiden Co turun 7 persen.

Namun, tidak semua sektor bergerak negatif. Saham finansial dan konsumsi masih mampu mencatat kinerja lebih baik. Mitsubishi UFJ naik 2,3 persen, sementara Fast Retailing menguat 1,1 persen, membantu menahan tekanan lebih dalam pada pasar Jepang.(asd)* Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Monday, July 6, 2026

Nikkei Menguat Tipis, Saham Industri Melaju

 


PT Rifan - Bursa saham Jepang ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (07/6). Indeks Nikkei 225 naik 0,14% di Tokyo, ditopang oleh penguatan sektor real estate, perbankan, dan tekstil.

Saham dengan kinerja terbaik datang dari sektor industri berat. Mitsubishi Heavy Industries melonjak 8,39% ke level 4.110, sementara Japan Steel Works naik 7,48% ke 8.550. IHI Corp juga menguat 7,02% ke level 3.071 pada akhir perdagangan.

Namun, beberapa saham teknologi dan komponen elektronik masih tertekan cukup dalam. Taiyo Yuden menjadi salah satu pemberat utama setelah anjlok 10,58% ke level 18.385. Ibiden turun 8,37%, sedangkan Murata Manufacturing melemah 7,49%.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang naik masih lebih banyak dibanding yang turun di Bursa Tokyo. Sebanyak 2.509 saham menguat, 1.036 saham melemah, dan 219 saham tidak berubah. Meski indeks naik tipis, volatilitas pasar meningkat tajam, dengan Nikkei Volatility melonjak 37,87% ke level 34,11.

Di pasar lain, harga minyak WTI untuk pengiriman Agustus tidak berubah di US$68,69 per barel, sementara Brent September turun tipis 0,17% ke US$72 per barel. Emas berjangka Agustus naik 0,87% ke US$4.161,49 per troy ounce. Di pasar mata uang, USD/JPY naik 0,56% ke 162,28, sedangkan EUR/JPY menguat 0,43% ke 185,36.(asd)* PT Rifan.

Sumber : NewsMaker

Sunday, July 5, 2026

Nikkei Menguat 1,53%, Sektor Properti dan Perbankan Jadi Penopang

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (3/07), didorong oleh kenaikan sektor properti, perbankan, dan tekstil. Di akhir perdagangan Tokyo, indeks Nikkei 225 naik 1,53%, mencerminkan sentimen positif yang cukup kuat di pasar saham Jepang.

Dari sisi market analis, penguatan Nikkei ditopang oleh aksi beli pada saham-saham unggulan, terutama di sektor teknologi dan semikonduktor. Rohm Ltd menjadi saham dengan kinerja terbaik setelah melonjak 14,18% ke level 5.950. SUMCO Corp. naik 11,30% ke posisi 5.094, sementara Kioxia Holdings menguat 9,23% ke level 83.300.

Meski pasar bergerak positif, beberapa saham tetap mencatat pelemahan. J.Front Retailing turun 3,91% ke level 3.173, Otsuka Holdings melemah 2,54% ke posisi 11.300, dan Resonac Holdings terkoreksi 2,23% menjadi 17.500. Namun, secara keseluruhan, saham yang menguat jauh lebih banyak dibandingkan yang melemah, yaitu 2.692 saham naik, 847 turun, dan 225 tidak berubah.

Saham Rohm berhasil menyentuh level tertinggi dalam tiga tahun, sementara SUMCO naik ke level tertinggi dalam lima tahun. Di sisi lain, indeks Nikkei Volatility turun 26,76% ke level 24,74, yang menjadi posisi terendah dalam tiga bulan. Penurunan volatilitas ini menunjukkan tekanan risiko di pasar mulai mereda.

Di pasar komoditas, minyak mentah AS untuk pengiriman Agustus naik 0,35% ke US$68,93 per barel, sementara Brent September menguat 0,50% ke US$72,16 per barel. Kontrak emas berjangka Agustus naik 1,50% ke US$4.187,60 per troy ounce. Di pasar valuta, USD/JPY turun 0,09% ke 160,87, EUR/JPY naik tipis 0,04% ke 184,24, dan indeks dolar AS berjangka melemah 0,15% ke 100,47. (asd)  PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber: NewsMaker

Thursday, July 2, 2026

Nikkei Anjlok, Jelang NFP Malam ini!

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis (02/7). Indeks Nikkei 225 turun 2,33% di Tokyo, tertekan oleh pelemahan sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi.

Meski indeks utama turun, beberapa saham masih mencatat penguatan besar. Otsuka Holdings menjadi salah satu saham terbaik setelah naik 8,72% ke level 11.595. Shift Inc juga menguat 7,27%, sementara Mercari naik 6,62% pada akhir perdagangan.

Di sisi lain, tekanan terbesar datang dari Kioxia Holdings yang anjlok 13,47% ke level 76.260. Mitsui Mining and Smelting juga turun 11,38%, sedangkan Taiyo Yuden melemah 9,95%. Pelemahan saham-saham besar ini ikut menyeret indeks Nikkei ke zona merah.

Namun, secara keseluruhan, jumlah saham yang naik di Bursa Tokyo masih lebih banyak dibanding saham yang turun. Sebanyak 2.668 saham menguat, 887 saham melemah, dan 208 saham tidak berubah. Indeks volatilitas Nikkei juga turun 11,80% ke level 33,78, menandakan tekanan ketidakpastian mulai sedikit mereda.

Dari pasar lainnya, harga minyak mentah ikut melemah. WTI turun 1,46% ke US$67,58 per barel, sementara Brent turun 1,34% ke US$70,61 per barel. Emas berjangka Agustus naik tipis 0,08% ke US$4.085,60 per troy ounce. Di pasar mata uang, USD/JPY turun 0,44% ke 161,84, EUR/JPY melemah 0,29% ke 184,40, sementara indeks dolar AS futures turun 0,16% ke 100,99.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Wednesday, July 1, 2026

Nikkei Naik 0,60%, SUMCO dan Taiyo Yuden Jadi Motor Penguatan

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Rabu (01/07), didorong oleh kenaikan sektor properti, perbankan, dan tekstil. Di akhir perdagangan Tokyo, indeks Nikkei 225 naik 0,60%, mencerminkan sentimen positif yang masih bertahan di pasar saham Jepang.

Penguatan terbesar datang dari saham SUMCO Corp. yang melonjak 17,37% atau 700 poin ke level 4.729. Taiyo Yuden Co., Ltd. juga naik 12,43% atau 2.505 poin ke posisi 22.655, sementara Dainippon Screen Mfg. Co., Ltd. menguat 9,46% atau 1.685 poin menjadi 19.490.

Meski indeks utama bergerak naik, sejumlah saham besar tetap mencatat pelemahan. Furukawa Electric Co., Ltd. turun 8,01% ke level 4.351, Sapporo Holdings Ltd. melemah 7,78% ke posisi 1.872, dan Kawasaki Heavy Industries, Ltd. terkoreksi 7,66% menjadi 2.698,50.

Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah masih lebih banyak dibandingkan saham yang menguat, yaitu 1.777 saham turun berbanding 1.727 saham naik. Sementara itu, 243 saham ditutup tidak berubah. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan Nikkei lebih banyak ditopang oleh saham-saham tertentu yang mencatat lonjakan besar.

Saham SUMCO naik ke level tertinggi dalam lima tahun, sedangkan Taiyo Yuden dan Dainippon Screen mencatat rekor tertinggi sepanjang masa. Di sisi lain, indeks Nikkei Volatility, yang mengukur ekspektasi volatilitas opsi Nikkei 225, turun 11,67% ke level 38,30.

Di pasar lainnya, harga minyak mentah AS untuk pengiriman Agustus naik tipis 0,09% ke US$69,56 per barel, sementara Brent September menguat 0,16% ke US$73,07 per barel. Kontrak emas berjangka Agustus turun 1,32% ke US$3.985,37 per troy ounce. Di pasar valuta, USD/JPY naik 0,10% ke 162,68, EUR/JPY turun 0,06% ke 185,51, dan indeks dolar AS berjangka menguat 0,12% ke 101,07. (asd) Rifan Financindo.


Sumber: Newsmaker