Tuesday, June 30, 2026

Saham Jepang Menguat, Sektor Teknologi Jadi Penggerak Utama

 


PT. Rifan - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Selasa (30/06), didorong oleh rebound saham teknologi dan emiten yang terkait dengan kecerdasan buatan atau AI. Indeks Nikkei 225 naik 0,86% ke level 70.062, sementara indeks Topix bertambah 0,32% ke posisi 3.995.

Kenaikan tersebut melanjutkan penguatan pada sesi sebelumnya, seiring meningkatnya optimisme terhadap ekspansi industri AI secara global. Perusahaan-perusahaan Jepang dinilai memiliki posisi strategis dan investasi yang kuat di sektor tersebut, sehingga kembali menarik minat investor.

Sentimen positif juga datang dari pelemahan yen ke level terendah dalam empat dekade. Kondisi ini membantu meningkatkan prospek pendapatan perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor. Di sisi lain, pasar turut mencermati kelanjutan pembicaraan damai AS-Iran di Doha, Qatar, sementara penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi di Jepang.

Beberapa saham yang mencatat penguatan besar antara lain Taiyo Yuden yang naik 8,3%, Tokyo Electron menguat 3,3%, dan Fujikura melonjak 6,0%. Sepanjang Juni, Nikkei dan Topix juga berhasil mencatat kenaikan bulanan ketiga secara beruntun, masing-masing naik 5,3% dan 1,0%. (asd) PT. Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, June 29, 2026

Nikkei Bangkit, Investor Kembali Borong Saham Murah

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang berbalik menguat pada perdagangan Senin (29/06)setelah sempat bergerak melemah di awal sesi. Indeks Nikkei 225 naik 0,15% dan ditutup di level 69.468, sementara indeks Topix yang lebih luas menguat 0,47% ke level 3.982. Kenaikan ini terjadi setelah investor kembali masuk ke pasar untuk membeli saham-saham yang sebelumnya sudah mengalami tekanan.

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah, terutama setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat di sekitar Selat Hormuz. Namun, sentimen pasar sedikit membaik setelah kedua negara sepakat menghentikan serangan lanjutan menjelang rencana pembicaraan damai di Doha, Qatar, pada pekan ini. Kondisi tersebut membuat tekanan geopolitik sedikit mereda, meski risiko masih tetap diperhatikan investor.

Dari dalam negeri, pasar mendapat dorongan dari data penjualan ritel Jepang yang tumbuh 5,3% pada Mei. Kenaikan ini menjadi pertumbuhan tercepat sejak November 2023. Peningkatan tersebut sebagian besar didukung oleh paket stimulus pemerintah yang membantu mendorong belanja masyarakat, sehingga memberikan sinyal positif terhadap daya beli konsumen Jepang.

Beberapa saham besar ikut menopang penguatan pasar. Taiyo Yuden melonjak 10,9%, Tokyo Electron naik 2,4%, Sony Group menguat 3,1%, Nintendo bertambah 5,3%, dan Disco Corp naik 1,3%. Penguatan saham-saham tersebut menunjukkan bahwa minat beli mulai kembali masuk, terutama pada sektor teknologi dan saham unggulan yang sebelumnya tertekan.(asd)*  PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 28, 2026

Saham Jepang Melemah, SoftBank Anjlok Tajam

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (26/06), terseret tekanan besar pada saham teknologi. Indeks Nikkei 225 turun 4,15% dan berakhir di level 69.361, sementara indeks Topix yang lebih luas melemah 1,32% ke posisi 3.963. Pelemahan ini menghapus penguatan yang sempat terjadi pada sesi sebelumnya.

Tekanan utama datang dari sektor teknologi, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sentimen tersebut membuat saham-saham berbasis teknologi kembali berada di bawah tekanan jual, terutama setelah reli sebelumnya dinilai mulai kehilangan tenaga.

SoftBank Group menjadi sorotan utama setelah sahamnya anjlok hampir 13%. Penurunan tajam ini terjadi setelah muncul laporan bahwa OpenAI berpotensi menunda rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga 2027. Kabar tersebut menekan ekspektasi pasar terhadap potensi imbal hasil investasi SoftBank sebagai salah satu investor besar di perusahaan tersebut.

Saham teknologi lainnya juga ikut melemah signifikan. Kioxia Holdings turun 11,2%, Fujikura melemah 4,7%, Advantest merosot 9,6%, Tokyo Electron turun 3,2%, dan Taiyo Yuden terkoreksi 10,8%. Dari sisi ekonomi, data terbaru menunjukkan inflasi inti Tokyo meningkat untuk pertama kalinya dalam delapan bulan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Japan masih berpeluang melanjutkan kenaikan suku bunga ke depan. (asd) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Tuesday, June 23, 2026

Nikkei Anjlok Tajam di Akhir Perdagangan

 


PT Rifan - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa, dengan indeks Nikkei 225 turun 3,46% di akhir sesi Tokyo. Tekanan pasar terutama datang dari sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi yang menyeret pergerakan saham secara luas. Pelemahan ini menunjukkan investor masih berhati-hati terhadap aset berisiko di tengah tekanan pasar global.

Di antara saham yang masih mampu menguat, Fujikura Ltd. menjadi salah satu penopang utama setelah naik 5,29% ke level 6.487. Meiji Holdings juga menguat 3,52% ke 3.704, sementara Nichirei Corp. naik 3,11% ke 2.103,50. Namun, kenaikan beberapa saham tersebut belum cukup kuat untuk menahan tekanan besar yang terjadi di pasar secara keseluruhan.

Tekanan terbesar datang dari Furukawa Electric yang anjlok 15,52% ke level 49.000. Kioxia Holdings juga melemah tajam 15,10% ke 92.290, disusul Mitsui Mining and Smelting yang turun 12,62% ke 46.250. Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah mencapai 2.572, jauh lebih banyak dibandingkan 978 saham yang menguat, sementara 216 saham berakhir tidak berubah.

Tekanan di pasar Jepang juga terjadi saat harga komoditas ikut melemah. Minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 1,41% ke US$72,82 per barel, sedangkan Brent turun 1,41% ke US$76,43 per barel. Harga emas berjangka Agustus juga melemah 1,57% ke US$4.136,82 per troy ounce. Dari pasar valuta asing, USD/JPY turun tipis ke 161,46, sementara EUR/JPY melemah ke 184,56, menandakan pasar masih dibayangi kekhawatiran terhadap suku bunga global dan volatilitas aset berisiko.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, June 22, 2026

Saham Jepang Naik, Nikkei Sentuh Rekor!

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Senin (22/06), didorong kenaikan di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Penguatan tersebut membawa indeks Nikkei 225 naik 1,86 persen dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di Bursa Tokyo.

Penguatan terbesar datang dari saham Fujikura Ltd. yang melonjak 19,38 persen atau 1.000 poin ke level 6.161. Saham J.Front Retailing Co., Ltd. juga naik tajam 15,90 persen ke 2.905 dan sekaligus menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, Toppan Printing Co., Ltd. menguat 11,43 persen ke posisi 5.031.

Meski indeks utama menguat, sejumlah saham tetap mengalami tekanan. Taiyo Yuden Co., Ltd. menjadi salah satu penekan terbesar setelah turun 9,14 persen ke 17.550. Tokyo Electric Power Co., Inc. melemah 7,10 persen ke 477,50, sedangkan JGC Corp. terkoreksi 3,64 persen ke 2.618. Di Bursa Tokyo, jumlah saham yang menguat tercatat sebanyak 1.846, lebih banyak dibandingkan 1.672 saham yang melemah, sementara 257 saham lainnya stagnan.

Dari pasar komoditas, harga minyak bergerak melemah. Minyak mentah pengiriman Agustus turun 0,67 persen ke level 75,34 dolar AS per barel, sementara Brent pengiriman September melemah 1,66 persen ke 78,72 dolar AS per barel. Di sisi lain, kontrak emas berjangka Agustus naik 1,03 persen ke 4.215,95 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, USD/JPY menguat 0,23 persen ke 161,68, EUR/JPY naik 0,16 persen ke 185,30, dan Indeks Dolar AS berjangka naik tipis 0,05 persen ke 100,67. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 21, 2026

Saham Jepang Menguat, Nikkei 225 Naik 0,52%

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/06). Indeks Nikkei 225 naik 0,52% di Tokyo, didorong oleh penguatan sektor properti, perbankan, dan tekstil. Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap sejumlah sektor domestik masih cukup kuat, meskipun pergerakan pasar secara keseluruhan belum sepenuhnya merata.

Saham Fujikura Ltd. menjadi penggerak utama dengan lonjakan 15,69% atau 700 poin ke level 5.161. Furukawa Electric Co., Ltd. juga menguat tajam 15,10% ke 53.360, sementara Kioxia Holdings Corp naik 12,07% ke 108.600 dan mencetak level tertinggi sepanjang masa. Penguatan saham-saham tersebut membantu menopang kinerja indeks utama Jepang pada akhir perdagangan.

Namun, tidak semua saham bergerak positif. Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. menjadi salah satu penekan utama setelah turun 7,18% ke 8.607. Nomura Research Institute Ltd. melemah 6,38% ke 4.358, sedangkan Daiichi Sankyo Co., Ltd. turun 6,08% ke 2.541,50. Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah mencapai 2.144, lebih banyak dibandingkan 1.394 saham yang menguat, sementara 223 saham lainnya tidak berubah.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah untuk pengiriman Juli naik 1,17% ke US$77,50 per barel, sementara Brent untuk pengiriman Agustus menguat tipis 0,08% ke US$79,91 per barel. Sebaliknya, kontrak emas berjangka Agustus turun 1,71% ke US$4.173,45 per troy ounce. Di pasar valuta asing, USD/JPY turun tipis 0,07% ke 161,25, EUR/JPY melemah 0,21% ke 184,61, sementara indeks dolar AS berjangka naik 0,05% ke 100,67. (asd) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Thursday, June 18, 2026

Saham Jepang Melonjak Didukung Penurunan Harga Minyak dan Kesepakatan Damai AS-Iran

 


Rifan Financindo - Pasar saham Jepang mencatatkan penguatan pada perdagangan terbaru, didorong oleh saham-saham terkait AI, seiring sentimen investor yang membaik akibat penurunan harga minyak setelah tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Indeks Topix naik 0,3% ke level 4.079,47 pada pukul 09:07 waktu Tokyo, sementara Nikkei 225 melonjak 1,1% menjadi 71.801,64. Saham SoftBank Group Corp. menjadi kontributor utama penguatan Topix dengan kenaikan 3,9%. Dari total 1.639 saham di indeks, 988 saham naik, 550 turun, dan 101 saham tidak bergerak.

“Saham-saham terkait AI dan semikonduktor kemungkinan besar akan diminati, dan pasar diperkirakan akan dipimpin oleh kenaikan Nikkei 225,” kata Masahiro Ichikawa, kepala strategi pasar di Sumitomo Mitsui DS Asset Management. “Banyak investor memperkirakan keuntungan lebih tinggi dengan terus membeli saham AI dan semikonduktor dibandingkan membeli saham yang tertinggal.”

Sentimen positif di sektor ini diperkuat setelah saham Intel Corp. melonjak pada Kamis, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa perusahaan chip tersebut akan bekerja sama dengan Apple Inc. untuk merancang dan memproduksi semikonduktor secara domestik.

Meski begitu, kekhawatiran mengenai intervensi mata uang diperkirakan tidak terlalu tinggi. Banyak perusahaan memproyeksikan nilai tukar yen terhadap dolar sekitar 152–153, sehingga kenaikan yen sebesar 5 poin akibat intervensi masih memungkinkan keuntungan perusahaan melampaui ekspektasi. Yen saat ini berada di level terlemah dalam empat dekade terhadap dolar, dengan USD/JPY sempat naik 0,7% ke 161,81 pada Kamis. Level kunci berikutnya adalah 161,95 per dolar, yang jika ditembus akan membawa yen ke level terendah sejak Desember 1986.(mrv)* Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker