Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Selasa, dengan Nikkei 225 naik 0,58%. Penguatan terutama ditopang saham sektor properti, perbankan, dan tekstil, sementara jumlah saham yang naik mencapai 1.927 dibandingkan 1.516 saham yang melemah di Bursa Tokyo.
Saham Furukawa Electric menjadi salah satu penggerak utama setelah melonjak 10,34%, disusul Ibiden yang naik 6,30% dan Fujikura menguat 5,50%. Sebaliknya, Tokyo Electric Power turun 3,40%, Yokohama Rubber melemah 3,36%, dan Nissan Motor terkoreksi 3,05%.
Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari penurunan volatilitas, dengan Nikkei Volatility turun 0,88% ke 28,13. Namun, penguatan dolar terhadap yen masih menjadi perhatian setelah USD/JPY naik ke sekitar 159,41, sementara Dollar Index Futures berada di sekitar 99,03.
Dari pasar komoditas, minyak kembali melemah dengan WTI berada di sekitar US$84,26 per barel, sementara Brent turun ke US$89,72. Emas berjangka Desember relatif stabil di sekitar US$4.695,40 per troy ons.
Analisis Newsmaker: kenaikan Nikkei menunjukkan minat beli masih bertahan meski sentimen global dibayangi volatilitas teknologi dan geopolitik. Pelemahan yen dapat membantu saham eksportir Jepang, tetapi USD/JPY yang semakin tinggi juga meningkatkan kemungkinan respons kebijakan dari Jepang. Untuk jangka pendek, arah yen dan sentimen Wall Street tetap menjadi katalis utama Nikkei. Rifan Financindo.
Sumber : NewsMaker