Wednesday, August 5, 2026

Nikkei Melesat 3,6%, Saham AI Pimpin Reli

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melonjak pada perdagangan Rabu (05/08). Nikkei 225 naik 3,60% ke kisaran 66.250, didukung penguatan sektor real estat, perbankan, tekstil, serta kembali meningkatnya minat investor terhadap saham teknologi dan kecerdasan buatan.

Ibiden menjadi saham dengan kinerja terbaik setelah melonjak 24,49% ke 20.330 yen. Yamaha Motor menguat 19,46% ke 1.805 yen dan mencetak rekor tertinggi, sedangkan SoftBank Group melesat 13,96% ke 5.958 yen. Reli SoftBank dan Ibiden memperlihatkan kuatnya kembali minat pasar terhadap ekosistem AI Jepang.

Sebaliknya, Yokogawa Electric turun 10,04%, IHI melemah 6,53%, dan Daikin Industries terkoreksi 6,31%. Meski beberapa saham besar tertekan, kenaikan pasar cukup luas dengan 2.329 saham menguat, dibandingkan 1.145 saham yang melemah.

Sentimen global turut menopang Nikkei setelah Wall Street mencetak rekor baru dan saham teknologi kembali diburu. Penurunan harga minyak juga menguntungkan Jepang sebagai negara pengimpor energi, sekaligus meredakan kekhawatiran inflasi dan kenaikan biaya produksi.

Brent bergerak di sekitar US$78,85 per barel, sedangkan WTI berada dekat US$75,09 karena optimisme pembukaan kembali Selat Hormuz. USD/JPY relatif stabil di sekitar 157,63, sementara penurunan yield obligasi mendorong emas spot naik ke sekitar US$4.140 per troy ons.

Analisis Newsmaker: Momentum Nikkei masih bullish selama saham AI mempertahankan reli, harga minyak tetap rendah, dan yen tidak menguat tajam. Area 67.000 menjadi resistance psikologis berikutnya. Namun, kenaikan 3,6% dalam satu sesi meningkatkan risiko profit-taking menuju 65.500–65.000, terutama jika yen menguat atau saham teknologi AS kembali terkoreksi.(asd) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, August 4, 2026

Nikkei Naik Tipis, Saham Otomotif Jadi Penopang

 


PT Rifan - Indeks Nikkei 225 ditutup menguat tipis pada perdagangan Selasa(4/8). Indeks naik 85 poin atau 0,13% ke level 63.840, setelah bergerak terbatas di tengah pergerakan saham yang bervariasi.

Saham Yamaha Motor menjadi penguat terbesar dengan lonjakan 11,89%. Furukawa Electric menyusul dengan kenaikan 11,84%, sementara Mitsubishi Heavy Industries menguat 8,32%.

Di sisi lain, tekanan datang dari NH Foods yang anjlok 8,23%. Saham AGC turun 7,42%, sedangkan Mitsui Engineering & Shipbuilding melemah 7,32%.

Pergerakan tersebut menunjukkan investor masih selektif dalam memilih saham. Kenaikan tajam beberapa emiten berhasil menjaga Nikkei di zona hijau, meski tekanan jual pada saham lainnya membatasi penguatan indeks.

Analisis Newsmaker: Nikkei masih mampu bertahan positif, tetapi kenaikan yang sangat tipis menunjukkan momentum pasar belum kuat. Arah selanjutnya akan dipengaruhi pergerakan yen, laporan kinerja perusahaan, dan sentimen terhadap saham industri serta teknologi Jepang.(gn) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, August 3, 2026

Nikkei Terpukul, Saham Jepang Balik Melemah

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Senin (03/08). Indeks Nikkei 225 turun 1,02%, tertekan oleh pelemahan saham sektor kertas, transportasi, dan komunikasi setelah mencatat lonjakan tajam pada perdagangan sebelumnya.

Meski indeks terkoreksi, sejumlah saham teknologi tetap melesat. Renesas Electronics melonjak 13,45%, Lasertec naik 7,91%, sedangkan Socionext menguat 6,07%, menunjukkan minat investor terhadap sektor semikonduktor masih terjaga.

Tekanan terbesar datang dari Nippon Electric Glass yang anjlok 17,45%. Saham Fanuc turun 14,31%, sementara TOTO melemah 11,97%. Secara keseluruhan, jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat di Bursa Tokyo.

Sentimen pasar turut dipengaruhi penguatan yen. Pasangan USD/JPY turun ke sekitar 156,76, sedangkan EUR/JPY melemah ke 180,69. Yen yang lebih kuat dapat menekan prospek pendapatan perusahaan Jepang yang banyak bergantung pada ekspor.

Harga minyak yang jatuh tajam belum cukup mengangkat pasar saham. WTI turun ke sekitar US$79,11 per barel, sedangkan Brent melemah ke US$82,82. Sementara itu, emas berjangka naik ke sekitar US$4.117,80 per troy ounce.

Analisis Newsmaker: Koreksi Nikkei menunjukkan aksi ambil untung mulai muncul setelah reli besar sebelumnya. Penguatan yen masih menjadi risiko bagi saham eksportir, tetapi penurunan harga energi dan kuatnya minat terhadap saham cip dapat membantu membatasi pelemahan pasar Jepang.(asd) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Sunday, August 2, 2026

Nikkei Bangkit Ditopang Laba Emiten, Topix Tertekan Saham Bank

 


PT Rifan Financindo - Indeks Nikkei Jepang menguat pada perdagangan Kamis (30/07) setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan besar mendorong aksi beli. Nikkei naik 0,7% ke 61.867,43, sedangkan Topix turun 0,5% menjadi 3.952,50.

Penguatan Nikkei dipimpin saham Advantest yang melonjak hingga 17% setelah menaikkan proyeksi laba di atas perkiraan pasar. NEC dan Hitachi juga menguat berkat laporan kinerja yang positif.

Saham Kioxia naik 2,9% setelah bergerak sangat fluktuatif, sempat melonjak 17% sebelum berbalik turun 6%. Sementara itu, saham terkait AI seperti Taiyo Yuden dan Fujikura masih bergerak melemah.

Kinerja perusahaan yang solid memicu pembelian kembali saham AI setelah aksi jual tajam sepanjang pekan. Namun, kekhawatiran mengenai tingginya valuasi dan keberlanjutan investasi AI masih membatasi minat risiko investor.

Topix tertahan oleh pelemahan saham perbankan setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Ekspektasi Bank of Japan juga akan menahan kebijakan membuat investor belum agresif membeli saham sektor keuangan.

Saham Tamron menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 26% setelah perusahaan menerima proposal akuisisi tidak mengikat dari Sony Group. Dampaknya, Nikkei masih berpeluang menguat apabila laporan keuangan terus positif, tetapi tekanan saham AI dan perbankan dapat menjaga pasar Jepang tetap fluktuatif.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Thursday, July 30, 2026

Nikkei Bangkit Ditopang Laba Emiten, Topix Tertekan Saham Bank

 


PT Rifan Financindo - Indeks Nikkei Jepang menguat pada perdagangan Kamis (30/07) setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan besar mendorong aksi beli. Nikkei naik 0,7% ke 61.867,43, sedangkan Topix turun 0,5% menjadi 3.952,50.

Penguatan Nikkei dipimpin saham Advantest yang melonjak hingga 17% setelah menaikkan proyeksi laba di atas perkiraan pasar. NEC dan Hitachi juga menguat berkat laporan kinerja yang positif.

Saham Kioxia naik 2,9% setelah bergerak sangat fluktuatif, sempat melonjak 17% sebelum berbalik turun 6%. Sementara itu, saham terkait AI seperti Taiyo Yuden dan Fujikura masih bergerak melemah.

Kinerja perusahaan yang solid memicu pembelian kembali saham AI setelah aksi jual tajam sepanjang pekan. Namun, kekhawatiran mengenai tingginya valuasi dan keberlanjutan investasi AI masih membatasi minat risiko investor.

Topix tertahan oleh pelemahan saham perbankan setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Ekspektasi Bank of Japan juga akan menahan kebijakan membuat investor belum agresif membeli saham sektor keuangan.

Saham Tamron menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 26% setelah perusahaan menerima proposal akuisisi tidak mengikat dari Sony Group. Dampaknya, Nikkei masih berpeluang menguat apabila laporan keuangan terus positif, tetapi tekanan saham AI dan perbankan dapat menjaga pasar Jepang tetap fluktuatif.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Wednesday, July 29, 2026

Nikkei Jatuh 1%, Saham Teknologi Tekan Bursa Jepang

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Rabu (29/7). Indeks Nikkei 225 turun 1,03% dan menyentuh level terendah dalam satu bulan, tertekan oleh sektor kertas, transportasi, dan komunikasi.

Saham Dainippon Screen menjadi pemberat terbesar setelah anjlok 17,25%. Kioxia Holdings turun 13,85%, sedangkan Murata Manufacturing melemah 12,89% di tengah tekanan pada saham teknologi dan semikonduktor.

Di sisi lain, sejumlah saham masih mencatat kenaikan kuat. Konami melonjak 12,74%, Keyence naik 9,36%, dan Komatsu menguat 7,63% pada akhir perdagangan.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.960 saham menguat, 1.573 melemah, dan 214 tidak berubah. Namun, indeks volatilitas Nikkei melonjak 26,94% menjadi 41,14, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran investor.

Harga minyak turut menguat, dengan WTI naik ke US$82,09 per barel dan Brent mencapai US$84,64. Sementara itu, emas relatif stabil di US$4.039,90 dan USD/JPY turun ke 163,53. Tekanan pada saham teknologi berpotensi menjaga Nikkei tetap berfluktuasi dalam perdagangan berikutnya. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, July 28, 2026

Nikkei 225 Anjlok 3,83%, Saham Jepang Sentuh Level Terendah Sebulan

 


PT Rifan - Pasar saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa (28/07). Indeks Nikkei 225 merosot 3,83% dan menyentuh level terendah dalam satu bulan, dipimpin pelemahan sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi.

Tekanan jual terlihat luas di Bursa Efek Tokyo. Jumlah saham yang melemah mencapai 2.470 saham, jauh melampaui 1.032 saham yang menguat, sedangkan 256 saham lainnya ditutup stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan sentimen investor terhadap pasar Jepang masih cenderung negatif.

Kioxia Holdings menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah anjlok 18,33%, disusul SUMCO yang merosot 16,53%dan Lasertec turun 14,05%. Sebaliknya, Shift menguat 7,69%, Fujitsu naik 6,26%, dan Nitori Holdings bertambah 4,15%.

Pelemahan pasar Jepang terjadi di tengah penurunan harga minyak dan emas. Minyak mentah turun ke US$80,91 per barel, Brent melemah ke US$84,01 per barel, sedangkan emas berjangka turun ke US$4.048,20 per troy ounce. Sementara itu, pasangan USD/JPY relatif stabil di sekitar163,71.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker