PT Rifan - Saham Jepang bergerak melemah tajam pada perdagangan Jumat, mengikuti penurunan Wall Street semalam. Indeks Nikkei 225 turun sekitar 2,8% ke bawah level 65.000, sedangkan indeks Topix melemah 1,3% ke kisaran 3.975.
Tekanan terutama datang dari saham teknologi dan semikonduktor setelah indeks saham chip Philadelphia di Wall Street anjlok 4,3%. Nasdaq juga turun 1,47% karena investor kembali melakukan aksi jual terhadap saham-saham teknologi yang sebelumnya telah mencatat kenaikan tinggi.
Di Jepang, saham Kioxia Holdings merosot sekitar 15%, SoftBank Group turun 6,3%, Advantest melemah 5,9%, dan Tokyo Electron kehilangan 4,5%. Investor mulai mempertanyakan apakah valuasi tinggi perusahaan chip dan kecerdasan buatan masih sejalan dengan prospek pertumbuhan industrinya.
Selain pelemahan sektor teknologi, meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran turut memperburuk sentimen pasar. Ketegangan tersebut mendorong harga minyak lebih tinggi serta menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan suku bunga global. Nikkei kini mengarah pada penurunan mingguan hampir 6%, sementara Topix berpotensi turun sekitar 2%.
Penyebab utama: aksi jual saham semikonduktor di Wall Street, kekhawatiran terhadap valuasi tinggi saham AI, serta meningkatnya risiko geopolitik dan inflasi akibat konflik Amerika Serikat–Iran.(CP) PT Rifan.
Sumber : NewsMaker