Monday, August 3, 2026

Nikkei Terpukul, Saham Jepang Balik Melemah

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Senin (03/08). Indeks Nikkei 225 turun 1,02%, tertekan oleh pelemahan saham sektor kertas, transportasi, dan komunikasi setelah mencatat lonjakan tajam pada perdagangan sebelumnya.

Meski indeks terkoreksi, sejumlah saham teknologi tetap melesat. Renesas Electronics melonjak 13,45%, Lasertec naik 7,91%, sedangkan Socionext menguat 6,07%, menunjukkan minat investor terhadap sektor semikonduktor masih terjaga.

Tekanan terbesar datang dari Nippon Electric Glass yang anjlok 17,45%. Saham Fanuc turun 14,31%, sementara TOTO melemah 11,97%. Secara keseluruhan, jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat di Bursa Tokyo.

Sentimen pasar turut dipengaruhi penguatan yen. Pasangan USD/JPY turun ke sekitar 156,76, sedangkan EUR/JPY melemah ke 180,69. Yen yang lebih kuat dapat menekan prospek pendapatan perusahaan Jepang yang banyak bergantung pada ekspor.

Harga minyak yang jatuh tajam belum cukup mengangkat pasar saham. WTI turun ke sekitar US$79,11 per barel, sedangkan Brent melemah ke US$82,82. Sementara itu, emas berjangka naik ke sekitar US$4.117,80 per troy ounce.

Analisis Newsmaker: Koreksi Nikkei menunjukkan aksi ambil untung mulai muncul setelah reli besar sebelumnya. Penguatan yen masih menjadi risiko bagi saham eksportir, tetapi penurunan harga energi dan kuatnya minat terhadap saham cip dapat membantu membatasi pelemahan pasar Jepang.(asd) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Sunday, August 2, 2026

Nikkei Bangkit Ditopang Laba Emiten, Topix Tertekan Saham Bank

 


PT Rifan Financindo - Indeks Nikkei Jepang menguat pada perdagangan Kamis (30/07) setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan besar mendorong aksi beli. Nikkei naik 0,7% ke 61.867,43, sedangkan Topix turun 0,5% menjadi 3.952,50.

Penguatan Nikkei dipimpin saham Advantest yang melonjak hingga 17% setelah menaikkan proyeksi laba di atas perkiraan pasar. NEC dan Hitachi juga menguat berkat laporan kinerja yang positif.

Saham Kioxia naik 2,9% setelah bergerak sangat fluktuatif, sempat melonjak 17% sebelum berbalik turun 6%. Sementara itu, saham terkait AI seperti Taiyo Yuden dan Fujikura masih bergerak melemah.

Kinerja perusahaan yang solid memicu pembelian kembali saham AI setelah aksi jual tajam sepanjang pekan. Namun, kekhawatiran mengenai tingginya valuasi dan keberlanjutan investasi AI masih membatasi minat risiko investor.

Topix tertahan oleh pelemahan saham perbankan setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Ekspektasi Bank of Japan juga akan menahan kebijakan membuat investor belum agresif membeli saham sektor keuangan.

Saham Tamron menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 26% setelah perusahaan menerima proposal akuisisi tidak mengikat dari Sony Group. Dampaknya, Nikkei masih berpeluang menguat apabila laporan keuangan terus positif, tetapi tekanan saham AI dan perbankan dapat menjaga pasar Jepang tetap fluktuatif.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Thursday, July 30, 2026

Nikkei Bangkit Ditopang Laba Emiten, Topix Tertekan Saham Bank

 


PT Rifan Financindo - Indeks Nikkei Jepang menguat pada perdagangan Kamis (30/07) setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan besar mendorong aksi beli. Nikkei naik 0,7% ke 61.867,43, sedangkan Topix turun 0,5% menjadi 3.952,50.

Penguatan Nikkei dipimpin saham Advantest yang melonjak hingga 17% setelah menaikkan proyeksi laba di atas perkiraan pasar. NEC dan Hitachi juga menguat berkat laporan kinerja yang positif.

Saham Kioxia naik 2,9% setelah bergerak sangat fluktuatif, sempat melonjak 17% sebelum berbalik turun 6%. Sementara itu, saham terkait AI seperti Taiyo Yuden dan Fujikura masih bergerak melemah.

Kinerja perusahaan yang solid memicu pembelian kembali saham AI setelah aksi jual tajam sepanjang pekan. Namun, kekhawatiran mengenai tingginya valuasi dan keberlanjutan investasi AI masih membatasi minat risiko investor.

Topix tertahan oleh pelemahan saham perbankan setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Ekspektasi Bank of Japan juga akan menahan kebijakan membuat investor belum agresif membeli saham sektor keuangan.

Saham Tamron menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 26% setelah perusahaan menerima proposal akuisisi tidak mengikat dari Sony Group. Dampaknya, Nikkei masih berpeluang menguat apabila laporan keuangan terus positif, tetapi tekanan saham AI dan perbankan dapat menjaga pasar Jepang tetap fluktuatif.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Wednesday, July 29, 2026

Nikkei Jatuh 1%, Saham Teknologi Tekan Bursa Jepang

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Rabu (29/7). Indeks Nikkei 225 turun 1,03% dan menyentuh level terendah dalam satu bulan, tertekan oleh sektor kertas, transportasi, dan komunikasi.

Saham Dainippon Screen menjadi pemberat terbesar setelah anjlok 17,25%. Kioxia Holdings turun 13,85%, sedangkan Murata Manufacturing melemah 12,89% di tengah tekanan pada saham teknologi dan semikonduktor.

Di sisi lain, sejumlah saham masih mencatat kenaikan kuat. Konami melonjak 12,74%, Keyence naik 9,36%, dan Komatsu menguat 7,63% pada akhir perdagangan.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.960 saham menguat, 1.573 melemah, dan 214 tidak berubah. Namun, indeks volatilitas Nikkei melonjak 26,94% menjadi 41,14, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran investor.

Harga minyak turut menguat, dengan WTI naik ke US$82,09 per barel dan Brent mencapai US$84,64. Sementara itu, emas relatif stabil di US$4.039,90 dan USD/JPY turun ke 163,53. Tekanan pada saham teknologi berpotensi menjaga Nikkei tetap berfluktuasi dalam perdagangan berikutnya. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, July 28, 2026

Nikkei 225 Anjlok 3,83%, Saham Jepang Sentuh Level Terendah Sebulan

 


PT Rifan - Pasar saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa (28/07). Indeks Nikkei 225 merosot 3,83% dan menyentuh level terendah dalam satu bulan, dipimpin pelemahan sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi.

Tekanan jual terlihat luas di Bursa Efek Tokyo. Jumlah saham yang melemah mencapai 2.470 saham, jauh melampaui 1.032 saham yang menguat, sedangkan 256 saham lainnya ditutup stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan sentimen investor terhadap pasar Jepang masih cenderung negatif.

Kioxia Holdings menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah anjlok 18,33%, disusul SUMCO yang merosot 16,53%dan Lasertec turun 14,05%. Sebaliknya, Shift menguat 7,69%, Fujitsu naik 6,26%, dan Nitori Holdings bertambah 4,15%.

Pelemahan pasar Jepang terjadi di tengah penurunan harga minyak dan emas. Minyak mentah turun ke US$80,91 per barel, Brent melemah ke US$84,01 per barel, sedangkan emas berjangka turun ke US$4.048,20 per troy ounce. Sementara itu, pasangan USD/JPY relatif stabil di sekitar163,71.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, July 27, 2026

Nikkei Naik 0,66%, Saham Properti dan Perbankan Pimpin Penguatan

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Senin. Indeks Nikkei 225 naik 0,66%, mendorong kenaikan saham sektor properti, perbankan, dan tekstil.

Saham Shift melonjak 9,32%, BayCurrent Consulting naik 8,95%, dan Shiseido menguat 7,62%. Sebaliknya, Shin-Etsu Chemical turun 8,30%, Chugai Pharmaceutical melemah 7,66%, dan Fujikura turun 5,83%.

Sentimen pasar secara keseluruhan cukup positif, dengan 2.836 saham menguat, 682 melemah, dan 243 tidak berubah. Indeks volatilitas Nikkei juga turun 5,57% menjadi 32,88, menandakan kecemasan investor mulai mereda.

Harga minyak yang turun tajam juga mendukung pasar Jepang. WTI melemah 6,47% menjadi US$83,53 per barel dan Brent turun 5,81% menjadi US$86,35, sementara emas naik menjadi US$4.099,65 per troy ounce dan USD/JPY melemah ke 163,52.(asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, July 26, 2026

Bursa Jepang Menguat, Turunnya Minyak Angkat Sentimen

 


PT Rifan Financindo - Indeks Topix Jepang naik 0,8% ke level 4.043,10 pada perdagangan Senin pagi (27/07). Indeks Nikkei juga menguat 0,5% menjadi 64.941,98, didorong kenaikan saham elektronik dan otomotif.

Sentimen pasar membaik setelah harga minyak turun menyusul jeda serangan Amerika Serikat terhadap Iran. Iran juga menahan serangan balasan dan mengadakan pembicaraan dengan Oman mengenai Selat Hormuz.

Saham Hitachi menjadi pendorong terbesar Topix setelah naik 3,3%. Dari total 1.636 saham dalam indeks, sebanyak 1.380 saham menguat, 226 melemah, dan 30 bergerak stabil.

Meski demikian, sejumlah saham semikonduktor seperti Kioxia Holdings dan Advantest masih menekan Nikkei. Pasar berharap jeda konflik dapat membuka jalan menuju perundingan dan menjaga sentimen positif di bursa Jepang.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker