Tuesday, April 28, 2026

Nikkei Melemah Usai BOJ Hold, Ini Rinciannya

 


PT Rifan - Indeks Nikkei 225 turun 0,6% ke bawah 60.200 pada Selasa (28/04), mundur dari rekor tertinggi terbaru seiring pasar merespons keputusan Bank of Japan (BOJ) yang mempertahankan suku bunga kebijakan di 0,75% untuk pertemuan keempat berturut-turut. Keputusan itu sesuai ekspektasi, namun arah komunikasi bank sentral dinilai lebih ketat setelah BOJ menaikkan proyeksi inflasi.

Dalam pembaruan proyeksi, BOJ juga menurunkan outlook pertumbuhan FY2026 untuk mencerminkan dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah. Tiga dari sembilan anggota dewan kebijakan disebut mendukung kenaikan suku bunga, menandai meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi yang dikaitkan dengan perang Iran. Kombinasi revisi proyeksi dan komposisi suara tersebut memperkuat persepsi bahwa risiko kebijakan bergerak ke arah yang lebih hawkish meski keputusan utama masih “hold”.

Fokus pasar juga tertahan oleh perkembangan geopolitik setelah Iran mengajukan proposal baru kepada AS, sementara perbedaan terkait program nuklir Teheran masih menjadi hambatan utama. Dalam konteks ini, sentimen risiko cenderung rapuh: ekspektasi pengetatan domestik berpotensi menekan valuasi, sementara ketidakpastian geopolitik menjaga volatilitas tetap tinggi.

Di sisi korporasi, tekanan datang dari saham teknologi dan saham terkait AI. Advantest melemah sekitar 5% meski membukukan kinerja laba yang kuat, sementara SoftBank Group anjlok hampir 10% di tengah munculnya kembali kekhawatiran terhadap sektor kecerdasan buatan. Penurunan juga terlihat pada Hitachi (-5,8%), Tokyo Electron (-4,1%), dan Fanuc (-4,1%), menambah beban pada pergerakan indeks hari ini. (asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, April 27, 2026

Nikkei Cetak Rekor, Saham Real Estate dan Perbankan Pimpin Penguatan

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang ditutup menguat pada Senin (27/04), dengan Nikkei 225 naik 0,97% dan mencetak rekor tertinggi baru. Kenaikan didorong oleh penguatan di sektor real estate, perbankan, dan tekstil, meski kondisi pasar secara keseluruhan tidak sepenuhnya solid.

Di level saham, penguatan terbesar datang dari Fanuc yang melonjak 15,98% ke 7.256, diikuti Keyence yang naik 15,83% ke 73.180, serta Panasonic yang menguat 7,78% ke 3.103. Di sisi lain, tekanan terlihat pada Chugai Pharmaceutical yang turun 15,83% ke 7.445, Nomura Research Institute yang melemah 13,41% ke 4.409, dan Rohm yang turun 9,19% ke 3.419.

Lebar pasar cenderung rapuh karena saham turun lebih banyak daripada yang naik di Bursa Tokyo, dengan 2.114 turun, 1.459 naik, dan 222 tidak berubah. Sementara itu, indikator volatilitas Nikkei naik 9,11% ke 29,59, mengindikasikan pelaku pasar masih memasang premi risiko meski indeks mencetak rekor.

Dari sisi lintas aset, kenaikan harga minyak tetap menjadi faktor yang dipantau, dengan WTI naik 1,82% ke US$96,12 per barel dan Brent naik 1,98% ke US$101,09. Yen relatif stabil dengan USD/JPY turun tipis ke 159,26, sementara indeks dolar melemah ringan; kombinasi ini menjaga sentimen risk-on di ekuitas Jepang, meski volatilitas dan pergerakan komoditas menandakan pasar masih sensitif terhadap perubahan risiko global. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, April 26, 2026

Nikkei Naik, Saham AI Tahan Pasar di Tengah Risiko Hormuz

 


PT Rifan Financindo - Nikkei 225 menguat pada perdagangan pagi Selasa seiring optimisme bahwa kinerja emiten teknologi domestik dan AS akan tetap solid dan menopang permintaan saham berbasis AI, terutama pembuat chip. Nikkei 225 naik 0,4% ke 59.973,86, sementara Topix turun 0,4% ke 3.701,82 (09.04 Tokyo), menandakan penguatan yang lebih meyakinkan.


Shoji Hirakawa dari Tokai Tokyo Intelligence Lab menilai saham AI cenderung tetap kuat karena ekspektasi laba yang baik, dan relatif lebih tahan terhadap ekonomi ekonomi serta kenaikan harga minyak. Dari pasar global, sentimen teknologi ikut terbantu setelah indeks saham chip di AS naik hingga hari ke-18 pada hari Jumat dan Intel menyentuh rekor, sementara SAP melaporkan pertumbuhan pendapatan layanan cloud yang melampaui ekspektasi.


Namun pemaksaan pasar dibatasi oleh kebuntuan melanjutkan upaya perundingan damai terkait perang Iran, dengan Selat Hormuz masih efektif tertutup. Harga minyak yang menguat menambah kehati-hatian, dengan Brent sempat naik hingga 2,5% menjadi $107,97 per barel, menjaga kekhawatiran inflasi dan biaya input tetap tinggi.


Di Topix, pelemahan dipimpin saham-saham tertentu seperti Mitsui & Co. yang turun 2,6%. Dari 1.650 saham anggota indeks, 527 naik, 1.002 turun, dan 121 tidak berubah, menunjukkan luasnya pasar melemah meski Nikkei ditopang reli saham teknologi.(asd)* PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Thursday, April 23, 2026

Bursa Jepang Ditutup Merah, Nikkei 225 Terkoreksi 0,74%

 


Rifan Financindo - Saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Kamis (23/04), dengan Nikkei 225 turun 0,74% di akhir sesi Tokyo. Pelemahan dipimpin oleh tekanan di sektor Paper & Pulp, Transport, dan Communication, yang mendorong mayoritas saham bergerak di zona merah.

Di level saham, penguatan terbesar datang dari Socionext yang naik 7,09% ke 2.002,50, disusul Renesas Electronics yang melonjak 6,69% ke 3.300,00 dan mencetak level tertinggi 52 minggu, serta Mitsubishi Heavy Industries yang menguat 5,46% ke 4.754,00. Namun, penguatan beberapa saham besar ini belum cukup mengimbangi tekanan luas di pasar.

Sementara itu, pelemah terdalam dipimpin Nikon yang jatuh 10,36% ke 1.695,50, diikuti BayCurrent Consulting turun 9,73% ke 5.416,00 dan Konica Minolta melemah 6,70% ke 552,60. Secara keseluruhan, saham yang turun jauh lebih banyak dibanding yang naik di Bursa Tokyo, dengan 2.758 saham melemah, 831 menguat, dan 203 stagnan.

Dari sisi sentimen risiko, Nikkei Volatility (indikator volatilitas tersirat opsi Nikkei 225) turun 0,80% ke 29,73, mengindikasikan volatilitas yang sedikit mereda meski indeks ditutup negatif. Di pasar valuta, USD/JPY naik 0,11% ke 159,68 dan EUR/JPY naik 0,10% ke 186,89, sementara US Dollar Index Futures menguat tipis 0,07% ke 98,48.

Di komoditas, minyak menguat dengan WTI naik 1,59% ke US$94,44/barel dan Brent naik 1,41% ke US$103,35/barel, sementara emas berjangka turun 0,48%. Kombinasi penguatan energi dan penguatan tipis dolar/yen berpotensi menjaga tekanan pada sebagian saham sensitif biaya dan aset defensif, sehingga pasar akan memantau apakah pergerakan di FX (USD/JPY) dan harga energi berlanjut dan kembali mempengaruhi rotasi sektor pada sesi berikutnya. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Wednesday, April 22, 2026

Nikkei Tembus 60k, Saham Chip Pimpin di Tengah Waspada Konflik AS–Iran

 


PT Rifan - Indeks Saham Nikkei sempat menembus level 60.000 untuk pertama kalinya, didorong oleh kenaikan saham-saham terkait semikonduktor, meskipun pasar tetap berhati-hati terkait perkembangan konflik AS-Iran. Nikkei naik 0,5% menjadi 59.865,70 setelah sebelumnya naik hingga 0,7% menjadi 60.013,98.

Kenaikan indeks didukung oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar, dengan SoftBank Group naik 5,2% dan Renesas Electronics naik 6,7%. Saham-saham chip menjadi pendorong utama pergerakan Nikkei selama sesi perdagangan.

Namun, kenaikan tersebut tidak merata, seperti yang tercermin dalam indeks Topix, yang turun 0,1% menjadi 3.741,63. Ini menunjukkan bahwa reli lebih terkonsentrasi pada saham-saham tertentu daripada dukungan pasar secara luas.

Di pasar valuta asing, dolar AS berada di angka 159,40 yen, dibandingkan dengan 159,18 yen pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Tokyo pada hari Rabu. Investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah, karena para mediator terus berupaya menghidupkan kembali proses diplomatik untuk mengakhiri perang di Iran, yang terus menjadi sumber ketidakpastian global. (Asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker

Tuesday, April 21, 2026

Saham Jepang Melemah, Talks AS-Iran Gagal?

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang melemah pada perdagangan pagi setelah rencana putaran baru pembicaraan damai AS-Iran dilaporkan gagal, meski Presiden AS menyerukan gencatan senjata tanpa batas waktu hingga negosiasi selesai. Topix turun 0,8% ke 3.741,06 (09.20 Tokyo), sementara Nikkei 225 turun 0,1% ke 59.270,89.

Tekanan jual meluas di pasar, dengan Toyota Motor menjadi kontributor terbesar pelemahan Topix setelah turun 2,2%. Dari 1.651 saham anggota indeks, 1.206 melemah, 367 menguat, dan 78 tidak berubah, sementara saham terkait AI termasuk produsen kabel ikut terkoreksi dan sektor sensitif makro seperti otomotif serta trading houses juga melemah.

Pelaku pasar juga mencermati faktor kebijakan domestik, termasuk ekspektasi yang menurun terhadap kenaikan suku bunga Bank of Japan pada April yang berpotensi menekan saham perbankan. Chief strategist Daiwa Asset Management Kazunori Tatebe menilai meski pertempuran tidak berlanjut, proses kesepakatan yang lebih lama dapat menunda stabilisasi harga minyak dan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang pada akhirnya menjadi sentimen negatif bagi pasar saham.(Asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Monday, April 20, 2026

Saham Jepang Lanjut Menguat, Chip dan AI Pimpin Reli

 


PT Rifan Financindo - Saham Jepang menguat untuk hari kedua seiring munculnya sinyal Iran akan bergabung dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat menjelang tenggat gencatan senjata konflik Timur Tengah. Sentimen pasar terbantu oleh harapan de-eskalasi, meski risiko tetap tinggi karena negosiasi belum sepenuhnya pasti.

Pada perdagangan Selasa pagi, Topix naik 0,1% ke 3.779,91 (09.42 Tokyo), sementara Nikkei menguat 1% ke 59.401,00. Dari 1.651 saham anggota Topix, 850 menguat, 711 turun, dan 90 tidak berubah, menunjukkan penguatan yang relatif selektif.

Dari sisi sektoral, electric appliances dan nonferrous metals memimpin kenaikan, sementara perbankan dan otomotif termasuk yang melemah. Saham terkait semikonduktor seperti Tokyo Electron dan Advantest menjadi kontributor utama, mengikuti penguatan SOX index di Wall Street.

Katalis geopolitik tetap menjadi perhatian setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kecil kemungkinan memperpanjang gencatan senjata dua pekan dengan Iran, sehingga urgensi kesepakatan meningkat. Hideyuki Ishiguro, chief strategist Nomura Asset Management, menilai ekspektasi dimulainya putaran kedua negosiasi AS-Iran mendukung pasar karena memunculkan harapan perang berakhir, sementara kenaikan saham semikonduktor di AS ikut mengangkat minat pada saham chip dan AI di Jepang.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker