Rifan Financindo - Saham Jepang menguat pada Rabu pagi seiring meningkatnya harapan de-eskalasi konflik Timur Tengah, setelah ekspektasi pasar mengarah pada upaya AS mendorong gencatan senjata satu bulan dengan Iran. Perbaikan sentimen ini mendorong risk appetite kembali masuk ke ekuitas Asia.
Indeks Topix naik 2,3% ke 3.642,45 pada 09:23 waktu Tokyo, sementara Nikkei menguat 2,7% ke 53.648,87. Kenaikan berlangsung luas, dengan 1.555 dari 1.657 saham anggota Topix menguat, hanya 79 yang turun, dan 23 tidak berubah.
Kontributor terbesar datang dari Toyota Motor yang naik 3,1%, membantu mengangkat indeks. Pelaku pasar menilai saham-saham yang sebelumnya banyak dijual mulai mendapat perhatian kembali, terutama kelompok yang sensitif terhadap sentimen makro.
Strategis Daiwa Asset Management, Kazunori Tatebe, menilai ada tanda-tanda eskalasi AS–Iran mereda. Ia menyebut pasar Jepang cenderung “menguji rebound” secara hati-hati, dengan saham yang sebelumnya tertekan—termasuk yang terkait semikonduktor—berpeluang memimpin pemulihan.
Di kawasan, MSCI AC Asia Pacific naik 1,3%, menunjukkan pemulihan risiko yang lebih luas. Secara kinerja, Topix tercatat naik 6,8% year-to-date, melampaui MSCI AC Asia Pacific yang naik 4,1%, menandakan saham Jepang relatif lebih kuat dibanding rata-rata regional.
Dari sisi valuasi, saham anggota Topix diperdagangkan di sekitar 16,3 kali estimasi laba 12 bulan ke depan. Ke depan, pasar akan tetap sangat peka terhadap headline diplomasi dan stabilitas energi; harapan gencatan senjata bisa menopang reli, tetapi ketidakpastian geopolitik tetap berpotensi menjaga volatilitas. (asd) Rifan Financindo.
Sumber : NewsMaker