Tuesday, June 23, 2026

Nikkei Anjlok Tajam di Akhir Perdagangan

 


PT Rifan - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa, dengan indeks Nikkei 225 turun 3,46% di akhir sesi Tokyo. Tekanan pasar terutama datang dari sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi yang menyeret pergerakan saham secara luas. Pelemahan ini menunjukkan investor masih berhati-hati terhadap aset berisiko di tengah tekanan pasar global.

Di antara saham yang masih mampu menguat, Fujikura Ltd. menjadi salah satu penopang utama setelah naik 5,29% ke level 6.487. Meiji Holdings juga menguat 3,52% ke 3.704, sementara Nichirei Corp. naik 3,11% ke 2.103,50. Namun, kenaikan beberapa saham tersebut belum cukup kuat untuk menahan tekanan besar yang terjadi di pasar secara keseluruhan.

Tekanan terbesar datang dari Furukawa Electric yang anjlok 15,52% ke level 49.000. Kioxia Holdings juga melemah tajam 15,10% ke 92.290, disusul Mitsui Mining and Smelting yang turun 12,62% ke 46.250. Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah mencapai 2.572, jauh lebih banyak dibandingkan 978 saham yang menguat, sementara 216 saham berakhir tidak berubah.

Tekanan di pasar Jepang juga terjadi saat harga komoditas ikut melemah. Minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 1,41% ke US$72,82 per barel, sedangkan Brent turun 1,41% ke US$76,43 per barel. Harga emas berjangka Agustus juga melemah 1,57% ke US$4.136,82 per troy ounce. Dari pasar valuta asing, USD/JPY turun tipis ke 161,46, sementara EUR/JPY melemah ke 184,56, menandakan pasar masih dibayangi kekhawatiran terhadap suku bunga global dan volatilitas aset berisiko.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, June 22, 2026

Saham Jepang Naik, Nikkei Sentuh Rekor!

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Senin (22/06), didorong kenaikan di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Penguatan tersebut membawa indeks Nikkei 225 naik 1,86 persen dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di Bursa Tokyo.

Penguatan terbesar datang dari saham Fujikura Ltd. yang melonjak 19,38 persen atau 1.000 poin ke level 6.161. Saham J.Front Retailing Co., Ltd. juga naik tajam 15,90 persen ke 2.905 dan sekaligus menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, Toppan Printing Co., Ltd. menguat 11,43 persen ke posisi 5.031.

Meski indeks utama menguat, sejumlah saham tetap mengalami tekanan. Taiyo Yuden Co., Ltd. menjadi salah satu penekan terbesar setelah turun 9,14 persen ke 17.550. Tokyo Electric Power Co., Inc. melemah 7,10 persen ke 477,50, sedangkan JGC Corp. terkoreksi 3,64 persen ke 2.618. Di Bursa Tokyo, jumlah saham yang menguat tercatat sebanyak 1.846, lebih banyak dibandingkan 1.672 saham yang melemah, sementara 257 saham lainnya stagnan.

Dari pasar komoditas, harga minyak bergerak melemah. Minyak mentah pengiriman Agustus turun 0,67 persen ke level 75,34 dolar AS per barel, sementara Brent pengiriman September melemah 1,66 persen ke 78,72 dolar AS per barel. Di sisi lain, kontrak emas berjangka Agustus naik 1,03 persen ke 4.215,95 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, USD/JPY menguat 0,23 persen ke 161,68, EUR/JPY naik 0,16 persen ke 185,30, dan Indeks Dolar AS berjangka naik tipis 0,05 persen ke 100,67. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 21, 2026

Saham Jepang Menguat, Nikkei 225 Naik 0,52%

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/06). Indeks Nikkei 225 naik 0,52% di Tokyo, didorong oleh penguatan sektor properti, perbankan, dan tekstil. Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap sejumlah sektor domestik masih cukup kuat, meskipun pergerakan pasar secara keseluruhan belum sepenuhnya merata.

Saham Fujikura Ltd. menjadi penggerak utama dengan lonjakan 15,69% atau 700 poin ke level 5.161. Furukawa Electric Co., Ltd. juga menguat tajam 15,10% ke 53.360, sementara Kioxia Holdings Corp naik 12,07% ke 108.600 dan mencetak level tertinggi sepanjang masa. Penguatan saham-saham tersebut membantu menopang kinerja indeks utama Jepang pada akhir perdagangan.

Namun, tidak semua saham bergerak positif. Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. menjadi salah satu penekan utama setelah turun 7,18% ke 8.607. Nomura Research Institute Ltd. melemah 6,38% ke 4.358, sedangkan Daiichi Sankyo Co., Ltd. turun 6,08% ke 2.541,50. Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah mencapai 2.144, lebih banyak dibandingkan 1.394 saham yang menguat, sementara 223 saham lainnya tidak berubah.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah untuk pengiriman Juli naik 1,17% ke US$77,50 per barel, sementara Brent untuk pengiriman Agustus menguat tipis 0,08% ke US$79,91 per barel. Sebaliknya, kontrak emas berjangka Agustus turun 1,71% ke US$4.173,45 per troy ounce. Di pasar valuta asing, USD/JPY turun tipis 0,07% ke 161,25, EUR/JPY melemah 0,21% ke 184,61, sementara indeks dolar AS berjangka naik 0,05% ke 100,67. (asd) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Thursday, June 18, 2026

Saham Jepang Melonjak Didukung Penurunan Harga Minyak dan Kesepakatan Damai AS-Iran

 


Rifan Financindo - Pasar saham Jepang mencatatkan penguatan pada perdagangan terbaru, didorong oleh saham-saham terkait AI, seiring sentimen investor yang membaik akibat penurunan harga minyak setelah tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Indeks Topix naik 0,3% ke level 4.079,47 pada pukul 09:07 waktu Tokyo, sementara Nikkei 225 melonjak 1,1% menjadi 71.801,64. Saham SoftBank Group Corp. menjadi kontributor utama penguatan Topix dengan kenaikan 3,9%. Dari total 1.639 saham di indeks, 988 saham naik, 550 turun, dan 101 saham tidak bergerak.

“Saham-saham terkait AI dan semikonduktor kemungkinan besar akan diminati, dan pasar diperkirakan akan dipimpin oleh kenaikan Nikkei 225,” kata Masahiro Ichikawa, kepala strategi pasar di Sumitomo Mitsui DS Asset Management. “Banyak investor memperkirakan keuntungan lebih tinggi dengan terus membeli saham AI dan semikonduktor dibandingkan membeli saham yang tertinggal.”

Sentimen positif di sektor ini diperkuat setelah saham Intel Corp. melonjak pada Kamis, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa perusahaan chip tersebut akan bekerja sama dengan Apple Inc. untuk merancang dan memproduksi semikonduktor secara domestik.

Meski begitu, kekhawatiran mengenai intervensi mata uang diperkirakan tidak terlalu tinggi. Banyak perusahaan memproyeksikan nilai tukar yen terhadap dolar sekitar 152–153, sehingga kenaikan yen sebesar 5 poin akibat intervensi masih memungkinkan keuntungan perusahaan melampaui ekspektasi. Yen saat ini berada di level terlemah dalam empat dekade terhadap dolar, dengan USD/JPY sempat naik 0,7% ke 161,81 pada Kamis. Level kunci berikutnya adalah 161,95 per dolar, yang jika ditembus akan membawa yen ke level terendah sejak Desember 1986.(mrv)* Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Wednesday, June 17, 2026

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru, Berkat Dukungan Sektor Properti dan Perbankan

 


Rifan Financindo - Pasar saham Jepang menutup perdagangan Rabu (17/06) dengan optimisme, dipimpin oleh penguatan saham-saham di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Indeks Nikkei 225 melonjak 0,83% dan mencatat level tertinggi sepanjang masa, menunjukkan sentimen positif investor terhadap ekonomi domestik. Lonjakan ini didorong oleh kinerja gemilang beberapa saham unggulan, termasuk Lasertec Corp yang melonjak 13,16%.

Lasertec Corp (TYO:6920) menjadi bintang sesi ini dengan kenaikan 6.130 poin atau 13,16% ke harga 52.700 yen, sekaligus menembus rekor tertinggi baru. Kawasaki Heavy Industries dan Japan Steel Works masing-masing naik 7,75% dan 7,07%, mencerminkan minat investor yang kuat pada sektor industri berat dan manufaktur teknologi tinggi.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan. T&D Holdings (TYO:8795) turun 3,18%, SoftBank Group melemah 3,13%, dan Olympus turun 3,01%. Meskipun ada aksi jual pada saham-saham tertentu, jumlah saham yang naik tetap dominan, yakni 2.347 saham dibandingkan 1.194 saham yang turun, menunjukkan pasar tetap sehat.

Pergerakan komoditas juga memengaruhi sentimen. Harga minyak mentah untuk kontrak Juli turun 1,03% ke $75,27 per barel, sementara Brent untuk Agustus melemah 0,82% menjadi $78,31 per barel. Emas kontrak Agustus sedikit menurun 0,08% menjadi $4.351,05 per ons troi. Di pasar valuta asing, USD/JPY turun 0,11% ke 160,25 dan EUR/JPY melemah 0,09% ke 186,02, sementara indeks dolar AS naik tipis 0,05% menjadi 99,32.

Analis menilai bahwa pergerakan saham Jepang mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan sektor teknologi dan industri, serta respons pasar terhadap harga komoditas global. Volatilitas Nikkei menurun 10,61% ke 31,09, menunjukkan risiko pasar yang sedikit mereda dan kepercayaan investor yang meningkat menjelang rilis data ekonomi penting berikutnya. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : Newsmaker


Tuesday, June 16, 2026

Saham Jepang Bervariasi, Bank Menguat Saat Teknologi Melemah

 


PT Rifan - Saham Jepang bergerak bervariasi pada Rabu (17/6), dengan sektor perbankan menjadi penopang indeks sementara beberapa saham teknologi melemah. Investor menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve, sementara penurunan harga minyak akibat optimisme terhadap kesepakatan damai AS-Iran membantu menjaga sentimen pasar.

Topix naik 0,1% ke 3.995,22 pada pukul 09.23 waktu Tokyo, sedangkan Nikkei turun 0,2% ke 69.265,13. Dari 1.639 saham dalam indeks Topix, sebanyak 1.105 saham menguat, 465 melemah, dan 69 tidak berubah.

Mizuho Financial Group menjadi kontributor terbesar bagi kenaikan Topix setelah sahamnya naik 2,5%. Penguatan saham perbankan memberi dukungan bagi pasar di tengah tekanan pada beberapa saham teknologi yang sebelumnya sensitif terhadap valuasi dan ekspektasi suku bunga global.

Kazunori Tatebe, chief strategist Daiwa Asset Management, mengatakan sektor-sektor yang sebelumnya menghadapi tekanan kuat dari situasi Timur Tengah diperkirakan dapat berkinerja relatif lebih baik setelah harga minyak turun. Penurunan crude meredakan kekhawatiran inflasi dan memberi ruang bagi rotasi ke sektor siklikal.

Tatebe juga menilai keputusan kebijakan dan konferensi pers Bank of Japan tidak menimbulkan gangguan berarti bagi pasar saham. Kenaikan suku bunga masih berada dalam rentang pergerakan terbaru, sementara yen tetap relatif stabil, sehingga dampaknya terhadap ekuitas Jepang terbatas.

Perhatian berikutnya tertuju pada The Fed. Pasar menilai kemungkinan The Fed memberi sinyal kuat kenaikan suku bunga masih rendah, sehingga risiko reaksi negatif besar dari pasar saham juga dinilai terbatas. Namun, nada kebijakan tetap penting karena dapat memengaruhi yield global, yen, dan saham teknologi.

Sentimen terhadap saham berbasis AI diperkirakan tetap menjadi faktor utama setelah pertemuan FOMC. Di saat yang sama, membaiknya situasi Timur Tengah dan turunnya harga minyak dapat mendorong minat beli melebar ke saham siklikal. Fokus pasar akan tertuju pada sinyal The Fed, arah yen, pergerakan harga minyak, dan keberlanjutan rotasi sektor di bursa Jepang.(mrv)* PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 14, 2026

Bursa Jepang Menguat, Nikkei Melonjak Ditopang Saham Properti dan Perbankan

 

PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/06), didorong oleh kenaikan saham-saham di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Indeks Nikkei 225 berhasil naik tajam sebesar 2,87% pada penutupan perdagangan di Tokyo.

Penguatan terbesar datang dari saham Mitsui Mining and Smelting Co. yang melonjak 17,60% ke level 43.900. Saham Disco Corp juga naik kuat 14,09% ke 79.900, sementara Sumitomo Metal Mining menguat 11,67% ke 8.638. Kenaikan saham-saham tersebut menjadi pendorong utama reli Nikkei hari ini.

Meski indeks utama menguat, beberapa saham tetap berada di zona merah. Taiyo Yuden turun 5,44% ke 15.725, Shift Inc melemah 4,92% ke 645,30, dan Murata Manufacturing turun 4,58% ke 8.556. Namun secara keseluruhan, jumlah saham yang naik masih lebih banyak dibandingkan yang turun di Bursa Tokyo.

Dari pasar komoditas, harga minyak bergerak melemah. Minyak mentah WTI turun 1,92% ke US$86,03 per barel, sementara Brent turun 2,06% ke US$88,52 per barel. Sebaliknya, emas berjangka justru menguat 2,22% ke US$4.205,40 per troy ounce, menunjukkan minat investor terhadap aset aman masih cukup kuat.

Di pasar valuta asing, USD/JPY naik 0,26% ke 160,32, sementara EUR/JPY menguat 0,22% ke 185,53. Penguatan yen cross dan kenaikan Nikkei menunjukkan pasar Jepang masih mendapatkan dorongan positif, meskipun volatilitas ikut meningkat dengan Nikkei Volatility naik ke level tertinggi satu bulan. PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : Newsmaker