PT Rifan - Pasar saham Jepang dibuka lesu dan langsung terseret turun oleh kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat serta prospek pendapatan perusahaan di dalam negeri. Sektor elektronik dan farmasi menjadi penekan terbesar, dengan NEC Corp. turun 2,2% dan Sumitomo Pharma merosot 4,3%. Di sisi mata uang, USD/JPY melemah ke 155,85, lebih rendah dibanding penutupan hari Jumat di 156,39, menambah tekanan pada sentimen pasar.
Para investor kini menunggu sinyal jelas dari pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi, terutama terkait rencananya memperkuat ekonomi Jepang dan menghangatkan hubungan diplomatik dengan Tiongkok. Namun ketidakpastian global masih mendominasi, membuat Indeks Nikkei terkoreksi 0,3% ke 50.094,96. Dengan kondisi yang rapuh ini, pasar disebut berada dalam mode “waspada penuh.” (az) PT Rifan.
Sumber : NewsMaker