PT Rifan Financindo - Pasar saham Jepang dibuka melemah seiring meningkatnya ketegangan dengan China yang menekan saham-saham terkait ritel dan pariwisata. Indeks Topix turun 0,8% ke 3.333,98, sementara Nikkei melemah 0,9% ke 49.942,24 pada awal sesi perdagangan di Tokyo.
Penurunan ini dipicu peringatan China kepada para pelajar yang ingin studi di Jepang terkait meningkatnya risiko bagi warga negara mereka, setelah komentar Perdana Menteri Sanae Takaichi soal Taiwan memicu gesekan diplomatik. Sentimen ini langsung memukul saham-saham yang bergantung pada kedatangan wisatawan dan belanja dari China.
Analis pasar menyebut, ketegangan Jepang–China saat ini menjadi sentimen negatif bagi saham-saham inbound seperti emiten ritel, travel, dan hospitality yang selama ini diuntungkan dari kunjungan turis China. Investor cenderung mengurangi eksposur di sektor-sektor tersebut sambil menunggu kejelasan perkembangan hubungan dua negara.
Di sisi lain, saham-saham keuangan justru menguat setelah bank-bank besar Jepang menaikkan proyeksi laba tahunan ke rekor baru dan mengumumkan rencana buyback saham. Namun secara keseluruhan, tekanan jual masih dominan: dari 1.672 saham di Topix, hanya 424 yang naik, 1.169 turun, dan 79 stagnan, dengan Sony Group menjadi salah satu penekan utama indeks setelah turun 3,1%.(Asd) PT Rifan Financindo.
Sumber : NewsMaker
No comments:
Post a Comment