PT Rifan Financindo Berjangka - Indeks Nikkei 225 melonjak 2,8% menembus 54.000 pada Selasa(10/3), sementara Topix naik 2% ke 3.650, memulihkan pelemahan sesi sebelumnya. Penguatan dipicu turunnya harga minyak kembali ke bawah US$100 per barel yang membantu meredakan kekhawatiran stagflasi di pasar global.
Sentimen membaik setelah Presiden AS Donald Trump memberi sinyal perang Iran dapat segera berakhir dan mengungkap rencana untuk menjaga harga minyak tetap terkendali. Di saat yang sama, menteri keuangan negara G7 menyatakan kelompok tersebut “siap” melepas minyak dari cadangan strategis bila diperlukan, memperkuat persepsi bahwa otoritas akan berupaya menahan lonjakan biaya energi.
Sebelumnya, saham global tertekan di tengah ketidakpastian konflik Iran, sementara reli harga minyak memicu kekhawatiran dampak ekonomi dan potensi kebangkitan kembali inflasi. Penurunan minyak kali ini menekan premi risiko energi dan memberi ruang bagi pelaku pasar untuk kembali mengambil risiko pada ekuitas, terutama sektor yang sensitif terhadap biaya input dan suku bunga.
Dari sisi domestik, revisi naik pertumbuhan PDB Jepang kuartal IV menjadi 0,3% dari estimasi awal 0,1%—didukung permintaan domestik yang kuat—ikut memperkuat narasi pemulihan. Saham teknologi memimpin reli, dengan Kioxia Holdings naik 11%, Fujikura 10%, dan Advantest 5,5%. Saham unggulan di sektor keuangan, konsumen, dan pertahanan juga menguat.
Ke depan, pasar akan memantau arah konflik Iran dan tindak lanjut kebijakan untuk menstabilkan harga minyak, termasuk potensi pelepasan cadangan strategis. Pergerakan minyak tetap menjadi variabel kunci karena berpengaruh langsung pada ekspektasi inflasi dan sentimen risiko global, yang pada gilirannya menentukan daya tahan reli ekuitas Jepang.(alg) PT Rifan Financindo Berjangka.
Sumber : NewsMaker
No comments:
Post a Comment