Thursday, February 19, 2026

Saham Jepang Terkoreksi, Sentimen Risiko Melemah

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham-saham Jepang melemah pada Jumat (20/2), mengakhiri reli dua hari sebelumnya, dengan tekanan utama datang dari sektor teknologi dan perbankan. Indeks Nikkei 225 turun 1% ke sekitar 56.900, sementara Topix melemah 1,2% ke 3.805, seiring investor kembali mengurangi eksposur risiko.

Sentimen global memburuk di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah memperkuat kekhawatiran pasar, ketika Presiden Donald Trump disebut mempertimbangkan opsi tindakan untuk menekan Teheran agar lebih serius di meja perundingan. Kondisi ini menahan selera risiko dan mendorong pasar Asia bergerak lebih defensif.

Investor juga cenderung menunggu rilis data ekonomi penting AS yang dapat membentuk ekspektasi kebijakan The Fed. Kewaspadaan meningkat setelah risalah rapat terbaru menunjukkan sebagian pejabat masih membuka peluang suku bunga dinaikkan lagi apabila inflasi tetap bertahan tinggi, sehingga arah suku bunga ke depan kembali menjadi faktor besar bagi pasar saham.

Dari dalam negeri, data menunjukkan inflasi utama dan inflasi inti Jepang melambat pada Januari, mencerminkan efek kebijakan pemerintah untuk meredakan tekanan biaya hidup. Di level saham, pelemahan dipimpin oleh Tokyo Electron (-3,5%), SoftBank Group (-3,3%), dan Mitsubishi UFJ (-2,2%). Meski terkoreksi pada Jumat, kedua indeks acuan masih berada di jalur untuk menutup pekan relatif stabil.(mrv) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker

No comments:

Post a Comment