Tuesday, June 30, 2026

Saham Jepang Menguat, Sektor Teknologi Jadi Penggerak Utama

 


PT. Rifan - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Selasa (30/06), didorong oleh rebound saham teknologi dan emiten yang terkait dengan kecerdasan buatan atau AI. Indeks Nikkei 225 naik 0,86% ke level 70.062, sementara indeks Topix bertambah 0,32% ke posisi 3.995.

Kenaikan tersebut melanjutkan penguatan pada sesi sebelumnya, seiring meningkatnya optimisme terhadap ekspansi industri AI secara global. Perusahaan-perusahaan Jepang dinilai memiliki posisi strategis dan investasi yang kuat di sektor tersebut, sehingga kembali menarik minat investor.

Sentimen positif juga datang dari pelemahan yen ke level terendah dalam empat dekade. Kondisi ini membantu meningkatkan prospek pendapatan perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor. Di sisi lain, pasar turut mencermati kelanjutan pembicaraan damai AS-Iran di Doha, Qatar, sementara penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi di Jepang.

Beberapa saham yang mencatat penguatan besar antara lain Taiyo Yuden yang naik 8,3%, Tokyo Electron menguat 3,3%, dan Fujikura melonjak 6,0%. Sepanjang Juni, Nikkei dan Topix juga berhasil mencatat kenaikan bulanan ketiga secara beruntun, masing-masing naik 5,3% dan 1,0%. (asd) PT. Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, June 29, 2026

Nikkei Bangkit, Investor Kembali Borong Saham Murah

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang berbalik menguat pada perdagangan Senin (29/06)setelah sempat bergerak melemah di awal sesi. Indeks Nikkei 225 naik 0,15% dan ditutup di level 69.468, sementara indeks Topix yang lebih luas menguat 0,47% ke level 3.982. Kenaikan ini terjadi setelah investor kembali masuk ke pasar untuk membeli saham-saham yang sebelumnya sudah mengalami tekanan.

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah, terutama setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat di sekitar Selat Hormuz. Namun, sentimen pasar sedikit membaik setelah kedua negara sepakat menghentikan serangan lanjutan menjelang rencana pembicaraan damai di Doha, Qatar, pada pekan ini. Kondisi tersebut membuat tekanan geopolitik sedikit mereda, meski risiko masih tetap diperhatikan investor.

Dari dalam negeri, pasar mendapat dorongan dari data penjualan ritel Jepang yang tumbuh 5,3% pada Mei. Kenaikan ini menjadi pertumbuhan tercepat sejak November 2023. Peningkatan tersebut sebagian besar didukung oleh paket stimulus pemerintah yang membantu mendorong belanja masyarakat, sehingga memberikan sinyal positif terhadap daya beli konsumen Jepang.

Beberapa saham besar ikut menopang penguatan pasar. Taiyo Yuden melonjak 10,9%, Tokyo Electron naik 2,4%, Sony Group menguat 3,1%, Nintendo bertambah 5,3%, dan Disco Corp naik 1,3%. Penguatan saham-saham tersebut menunjukkan bahwa minat beli mulai kembali masuk, terutama pada sektor teknologi dan saham unggulan yang sebelumnya tertekan.(asd)*  PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 28, 2026

Saham Jepang Melemah, SoftBank Anjlok Tajam

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (26/06), terseret tekanan besar pada saham teknologi. Indeks Nikkei 225 turun 4,15% dan berakhir di level 69.361, sementara indeks Topix yang lebih luas melemah 1,32% ke posisi 3.963. Pelemahan ini menghapus penguatan yang sempat terjadi pada sesi sebelumnya.

Tekanan utama datang dari sektor teknologi, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap besarnya belanja infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sentimen tersebut membuat saham-saham berbasis teknologi kembali berada di bawah tekanan jual, terutama setelah reli sebelumnya dinilai mulai kehilangan tenaga.

SoftBank Group menjadi sorotan utama setelah sahamnya anjlok hampir 13%. Penurunan tajam ini terjadi setelah muncul laporan bahwa OpenAI berpotensi menunda rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga 2027. Kabar tersebut menekan ekspektasi pasar terhadap potensi imbal hasil investasi SoftBank sebagai salah satu investor besar di perusahaan tersebut.

Saham teknologi lainnya juga ikut melemah signifikan. Kioxia Holdings turun 11,2%, Fujikura melemah 4,7%, Advantest merosot 9,6%, Tokyo Electron turun 3,2%, dan Taiyo Yuden terkoreksi 10,8%. Dari sisi ekonomi, data terbaru menunjukkan inflasi inti Tokyo meningkat untuk pertama kalinya dalam delapan bulan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Japan masih berpeluang melanjutkan kenaikan suku bunga ke depan. (asd) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Tuesday, June 23, 2026

Nikkei Anjlok Tajam di Akhir Perdagangan

 


PT Rifan - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa, dengan indeks Nikkei 225 turun 3,46% di akhir sesi Tokyo. Tekanan pasar terutama datang dari sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi yang menyeret pergerakan saham secara luas. Pelemahan ini menunjukkan investor masih berhati-hati terhadap aset berisiko di tengah tekanan pasar global.

Di antara saham yang masih mampu menguat, Fujikura Ltd. menjadi salah satu penopang utama setelah naik 5,29% ke level 6.487. Meiji Holdings juga menguat 3,52% ke 3.704, sementara Nichirei Corp. naik 3,11% ke 2.103,50. Namun, kenaikan beberapa saham tersebut belum cukup kuat untuk menahan tekanan besar yang terjadi di pasar secara keseluruhan.

Tekanan terbesar datang dari Furukawa Electric yang anjlok 15,52% ke level 49.000. Kioxia Holdings juga melemah tajam 15,10% ke 92.290, disusul Mitsui Mining and Smelting yang turun 12,62% ke 46.250. Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah mencapai 2.572, jauh lebih banyak dibandingkan 978 saham yang menguat, sementara 216 saham berakhir tidak berubah.

Tekanan di pasar Jepang juga terjadi saat harga komoditas ikut melemah. Minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 1,41% ke US$72,82 per barel, sedangkan Brent turun 1,41% ke US$76,43 per barel. Harga emas berjangka Agustus juga melemah 1,57% ke US$4.136,82 per troy ounce. Dari pasar valuta asing, USD/JPY turun tipis ke 161,46, sementara EUR/JPY melemah ke 184,56, menandakan pasar masih dibayangi kekhawatiran terhadap suku bunga global dan volatilitas aset berisiko.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, June 22, 2026

Saham Jepang Naik, Nikkei Sentuh Rekor!

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Senin (22/06), didorong kenaikan di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Penguatan tersebut membawa indeks Nikkei 225 naik 1,86 persen dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di Bursa Tokyo.

Penguatan terbesar datang dari saham Fujikura Ltd. yang melonjak 19,38 persen atau 1.000 poin ke level 6.161. Saham J.Front Retailing Co., Ltd. juga naik tajam 15,90 persen ke 2.905 dan sekaligus menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, Toppan Printing Co., Ltd. menguat 11,43 persen ke posisi 5.031.

Meski indeks utama menguat, sejumlah saham tetap mengalami tekanan. Taiyo Yuden Co., Ltd. menjadi salah satu penekan terbesar setelah turun 9,14 persen ke 17.550. Tokyo Electric Power Co., Inc. melemah 7,10 persen ke 477,50, sedangkan JGC Corp. terkoreksi 3,64 persen ke 2.618. Di Bursa Tokyo, jumlah saham yang menguat tercatat sebanyak 1.846, lebih banyak dibandingkan 1.672 saham yang melemah, sementara 257 saham lainnya stagnan.

Dari pasar komoditas, harga minyak bergerak melemah. Minyak mentah pengiriman Agustus turun 0,67 persen ke level 75,34 dolar AS per barel, sementara Brent pengiriman September melemah 1,66 persen ke 78,72 dolar AS per barel. Di sisi lain, kontrak emas berjangka Agustus naik 1,03 persen ke 4.215,95 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, USD/JPY menguat 0,23 persen ke 161,68, EUR/JPY naik 0,16 persen ke 185,30, dan Indeks Dolar AS berjangka naik tipis 0,05 persen ke 100,67. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 21, 2026

Saham Jepang Menguat, Nikkei 225 Naik 0,52%

 


PT Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/06). Indeks Nikkei 225 naik 0,52% di Tokyo, didorong oleh penguatan sektor properti, perbankan, dan tekstil. Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap sejumlah sektor domestik masih cukup kuat, meskipun pergerakan pasar secara keseluruhan belum sepenuhnya merata.

Saham Fujikura Ltd. menjadi penggerak utama dengan lonjakan 15,69% atau 700 poin ke level 5.161. Furukawa Electric Co., Ltd. juga menguat tajam 15,10% ke 53.360, sementara Kioxia Holdings Corp naik 12,07% ke 108.600 dan mencetak level tertinggi sepanjang masa. Penguatan saham-saham tersebut membantu menopang kinerja indeks utama Jepang pada akhir perdagangan.

Namun, tidak semua saham bergerak positif. Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. menjadi salah satu penekan utama setelah turun 7,18% ke 8.607. Nomura Research Institute Ltd. melemah 6,38% ke 4.358, sedangkan Daiichi Sankyo Co., Ltd. turun 6,08% ke 2.541,50. Di Bursa Efek Tokyo, jumlah saham yang melemah mencapai 2.144, lebih banyak dibandingkan 1.394 saham yang menguat, sementara 223 saham lainnya tidak berubah.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah untuk pengiriman Juli naik 1,17% ke US$77,50 per barel, sementara Brent untuk pengiriman Agustus menguat tipis 0,08% ke US$79,91 per barel. Sebaliknya, kontrak emas berjangka Agustus turun 1,71% ke US$4.173,45 per troy ounce. Di pasar valuta asing, USD/JPY turun tipis 0,07% ke 161,25, EUR/JPY melemah 0,21% ke 184,61, sementara indeks dolar AS berjangka naik 0,05% ke 100,67. (asd) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker

Thursday, June 18, 2026

Saham Jepang Melonjak Didukung Penurunan Harga Minyak dan Kesepakatan Damai AS-Iran

 


Rifan Financindo - Pasar saham Jepang mencatatkan penguatan pada perdagangan terbaru, didorong oleh saham-saham terkait AI, seiring sentimen investor yang membaik akibat penurunan harga minyak setelah tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

Indeks Topix naik 0,3% ke level 4.079,47 pada pukul 09:07 waktu Tokyo, sementara Nikkei 225 melonjak 1,1% menjadi 71.801,64. Saham SoftBank Group Corp. menjadi kontributor utama penguatan Topix dengan kenaikan 3,9%. Dari total 1.639 saham di indeks, 988 saham naik, 550 turun, dan 101 saham tidak bergerak.

“Saham-saham terkait AI dan semikonduktor kemungkinan besar akan diminati, dan pasar diperkirakan akan dipimpin oleh kenaikan Nikkei 225,” kata Masahiro Ichikawa, kepala strategi pasar di Sumitomo Mitsui DS Asset Management. “Banyak investor memperkirakan keuntungan lebih tinggi dengan terus membeli saham AI dan semikonduktor dibandingkan membeli saham yang tertinggal.”

Sentimen positif di sektor ini diperkuat setelah saham Intel Corp. melonjak pada Kamis, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa perusahaan chip tersebut akan bekerja sama dengan Apple Inc. untuk merancang dan memproduksi semikonduktor secara domestik.

Meski begitu, kekhawatiran mengenai intervensi mata uang diperkirakan tidak terlalu tinggi. Banyak perusahaan memproyeksikan nilai tukar yen terhadap dolar sekitar 152–153, sehingga kenaikan yen sebesar 5 poin akibat intervensi masih memungkinkan keuntungan perusahaan melampaui ekspektasi. Yen saat ini berada di level terlemah dalam empat dekade terhadap dolar, dengan USD/JPY sempat naik 0,7% ke 161,81 pada Kamis. Level kunci berikutnya adalah 161,95 per dolar, yang jika ditembus akan membawa yen ke level terendah sejak Desember 1986.(mrv)* Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Wednesday, June 17, 2026

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru, Berkat Dukungan Sektor Properti dan Perbankan

 


Rifan Financindo - Pasar saham Jepang menutup perdagangan Rabu (17/06) dengan optimisme, dipimpin oleh penguatan saham-saham di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Indeks Nikkei 225 melonjak 0,83% dan mencatat level tertinggi sepanjang masa, menunjukkan sentimen positif investor terhadap ekonomi domestik. Lonjakan ini didorong oleh kinerja gemilang beberapa saham unggulan, termasuk Lasertec Corp yang melonjak 13,16%.

Lasertec Corp (TYO:6920) menjadi bintang sesi ini dengan kenaikan 6.130 poin atau 13,16% ke harga 52.700 yen, sekaligus menembus rekor tertinggi baru. Kawasaki Heavy Industries dan Japan Steel Works masing-masing naik 7,75% dan 7,07%, mencerminkan minat investor yang kuat pada sektor industri berat dan manufaktur teknologi tinggi.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan. T&D Holdings (TYO:8795) turun 3,18%, SoftBank Group melemah 3,13%, dan Olympus turun 3,01%. Meskipun ada aksi jual pada saham-saham tertentu, jumlah saham yang naik tetap dominan, yakni 2.347 saham dibandingkan 1.194 saham yang turun, menunjukkan pasar tetap sehat.

Pergerakan komoditas juga memengaruhi sentimen. Harga minyak mentah untuk kontrak Juli turun 1,03% ke $75,27 per barel, sementara Brent untuk Agustus melemah 0,82% menjadi $78,31 per barel. Emas kontrak Agustus sedikit menurun 0,08% menjadi $4.351,05 per ons troi. Di pasar valuta asing, USD/JPY turun 0,11% ke 160,25 dan EUR/JPY melemah 0,09% ke 186,02, sementara indeks dolar AS naik tipis 0,05% menjadi 99,32.

Analis menilai bahwa pergerakan saham Jepang mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan sektor teknologi dan industri, serta respons pasar terhadap harga komoditas global. Volatilitas Nikkei menurun 10,61% ke 31,09, menunjukkan risiko pasar yang sedikit mereda dan kepercayaan investor yang meningkat menjelang rilis data ekonomi penting berikutnya. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : Newsmaker


Tuesday, June 16, 2026

Saham Jepang Bervariasi, Bank Menguat Saat Teknologi Melemah

 


PT Rifan - Saham Jepang bergerak bervariasi pada Rabu (17/6), dengan sektor perbankan menjadi penopang indeks sementara beberapa saham teknologi melemah. Investor menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve, sementara penurunan harga minyak akibat optimisme terhadap kesepakatan damai AS-Iran membantu menjaga sentimen pasar.

Topix naik 0,1% ke 3.995,22 pada pukul 09.23 waktu Tokyo, sedangkan Nikkei turun 0,2% ke 69.265,13. Dari 1.639 saham dalam indeks Topix, sebanyak 1.105 saham menguat, 465 melemah, dan 69 tidak berubah.

Mizuho Financial Group menjadi kontributor terbesar bagi kenaikan Topix setelah sahamnya naik 2,5%. Penguatan saham perbankan memberi dukungan bagi pasar di tengah tekanan pada beberapa saham teknologi yang sebelumnya sensitif terhadap valuasi dan ekspektasi suku bunga global.

Kazunori Tatebe, chief strategist Daiwa Asset Management, mengatakan sektor-sektor yang sebelumnya menghadapi tekanan kuat dari situasi Timur Tengah diperkirakan dapat berkinerja relatif lebih baik setelah harga minyak turun. Penurunan crude meredakan kekhawatiran inflasi dan memberi ruang bagi rotasi ke sektor siklikal.

Tatebe juga menilai keputusan kebijakan dan konferensi pers Bank of Japan tidak menimbulkan gangguan berarti bagi pasar saham. Kenaikan suku bunga masih berada dalam rentang pergerakan terbaru, sementara yen tetap relatif stabil, sehingga dampaknya terhadap ekuitas Jepang terbatas.

Perhatian berikutnya tertuju pada The Fed. Pasar menilai kemungkinan The Fed memberi sinyal kuat kenaikan suku bunga masih rendah, sehingga risiko reaksi negatif besar dari pasar saham juga dinilai terbatas. Namun, nada kebijakan tetap penting karena dapat memengaruhi yield global, yen, dan saham teknologi.

Sentimen terhadap saham berbasis AI diperkirakan tetap menjadi faktor utama setelah pertemuan FOMC. Di saat yang sama, membaiknya situasi Timur Tengah dan turunnya harga minyak dapat mendorong minat beli melebar ke saham siklikal. Fokus pasar akan tertuju pada sinyal The Fed, arah yen, pergerakan harga minyak, dan keberlanjutan rotasi sektor di bursa Jepang.(mrv)* PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Sunday, June 14, 2026

Bursa Jepang Menguat, Nikkei Melonjak Ditopang Saham Properti dan Perbankan

 

PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/06), didorong oleh kenaikan saham-saham di sektor properti, perbankan, dan tekstil. Indeks Nikkei 225 berhasil naik tajam sebesar 2,87% pada penutupan perdagangan di Tokyo.

Penguatan terbesar datang dari saham Mitsui Mining and Smelting Co. yang melonjak 17,60% ke level 43.900. Saham Disco Corp juga naik kuat 14,09% ke 79.900, sementara Sumitomo Metal Mining menguat 11,67% ke 8.638. Kenaikan saham-saham tersebut menjadi pendorong utama reli Nikkei hari ini.

Meski indeks utama menguat, beberapa saham tetap berada di zona merah. Taiyo Yuden turun 5,44% ke 15.725, Shift Inc melemah 4,92% ke 645,30, dan Murata Manufacturing turun 4,58% ke 8.556. Namun secara keseluruhan, jumlah saham yang naik masih lebih banyak dibandingkan yang turun di Bursa Tokyo.

Dari pasar komoditas, harga minyak bergerak melemah. Minyak mentah WTI turun 1,92% ke US$86,03 per barel, sementara Brent turun 2,06% ke US$88,52 per barel. Sebaliknya, emas berjangka justru menguat 2,22% ke US$4.205,40 per troy ounce, menunjukkan minat investor terhadap aset aman masih cukup kuat.

Di pasar valuta asing, USD/JPY naik 0,26% ke 160,32, sementara EUR/JPY menguat 0,22% ke 185,53. Penguatan yen cross dan kenaikan Nikkei menunjukkan pasar Jepang masih mendapatkan dorongan positif, meskipun volatilitas ikut meningkat dengan Nikkei Volatility naik ke level tertinggi satu bulan. PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : Newsmaker

Thursday, June 11, 2026

Nikkei Berbalik Menguat Setelah AS Rampungkan Serangan ke Iran

 


PT Rifan Financindo - Indeks Nikkei 225 berhasil berbalik menguat tipis pada perdagangan Kamis, naik 0,06% dan ditutup di level 64.217. Penguatan ini terjadi setelah indeks sempat jatuh cukup dalam hingga 2,87% pada awal sesi perdagangan.

Sentimen pasar mulai membaik setelah militer Amerika Serikat mengumumkan bahwa serangan terbaru ke Iran telah selesai dilakukan. Kabar ini memunculkan harapan bahwa ruang negosiasi damai antara pihak-pihak terkait bisa kembali terbuka.

Meski begitu, tekanan masih terasa di sektor teknologi. Investor masih mencermati valuasi saham-saham berbasis AI yang dianggap sudah cukup tinggi, sehingga beberapa saham Jepang yang memiliki eksposur besar terhadap tren AI global masih bergerak terbatas.

Dari dalam negeri, perhatian pasar juga tertuju pada Bank of Japan. Bank sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga pekan depan, seiring meningkatnya biaya energi akibat konflik di Timur Tengah yang berpotensi menekan inflasi.

Secara saham individu, Kioxia Holdings melonjak 7%, Taiyo Yuden naik 6,2%, dan Murata Manufacturing menguat 3,7%. Namun, SoftBank Group turun 1,4%, Fujikura melemah 1,2%, dan Toyota Motor terkoreksi 2,4%. (asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Wednesday, June 10, 2026

Nikkei 225 Melemah 1,66%, Saham Jepang Ditutup di Zona Merah

 


Rifan Financindo - Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Rabu (10/06). Indeks Nikkei 225 turun 1,66% setelah tekanan jual melanda sejumlah sektor utama, terutama sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi. Pelemahan ini menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati terhadap kondisi pasar yang bergerak cukup volatil.

Meski indeks utama melemah, beberapa saham masih berhasil mencatatkan penguatan. Mitsubishi Estate menjadi salah satu saham dengan kinerja terbaik setelah naik 5,18% ke level 4.162. Oriental Land juga menguat 4,30% ke level 2.292,50, sementara Dainippon Screen Mfg. naik 4,22% dan ditutup di level 12.980.

Di sisi lain, tekanan besar datang dari saham-saham yang mencatat penurunan tajam. Taiyo Yuden menjadi saham dengan pelemahan terbesar setelah anjlok 12,91% ke level 15.655. Furukawa Electric turun 11,74% ke level 41.040, sedangkan Sumitomo Electric Industries melemah 11,71% ke level 10.630. Koreksi tajam pada saham-saham tersebut ikut membebani pergerakan indeks secara keseluruhan.

Secara luas, jumlah saham yang melemah di Bursa Efek Tokyo lebih banyak dibandingkan saham yang menguat. Tercatat 1.884 saham bergerak turun, sementara 1.663 saham menguat dan 219 saham lainnya ditutup stagnan. Indeks volatilitas Nikkei juga naik 0,59% ke level 32,65, menandakan ketidakpastian pasar masih cukup terasa.

Dari pasar komoditas dan valuta asing, harga minyak mentah bergerak tipis melemah, dengan WTI berada di sekitar US$88,17 per barel dan Brent di kisaran US$91,43 per barel. Sementara itu, kontrak berjangka emas turun 1,38% ke level US$4.227,30 per troy ounce. Di pasar mata uang, USD/JPY naik tipis ke 160,38, EUR/JPY menguat ke 185,22, dan indeks dolar AS bergerak sedikit naik ke level 99,91. (asd) Rifan Financindo.


Sumber: Newsmaker.id 


Tuesday, June 9, 2026

Nikkei Naik 1,9%, Sektor Bank dan Properti yang Memimpin!

 

PT Rifan - Saham Jepang ditutup menguat pada Selasa (09/06), dengan Nikkei 225 naik 1,92%. Penguatan didorong kinerja sektor properti, perbankan, dan tekstil, mencerminkan kembalinya minat risiko di bursa Tokyo setelah pergerakan pasar yang lebih volatil belakangan ini.

Kenaikan dipimpin beberapa saham berkapitalisasi besar. Taiyo Yuden melonjak 20,03% dan mencetak rekor tertinggi baru, sementara Murata Manufacturing naik 11,26% dan Panasonic menguat 9,79%—Panasonic juga mencatat rekor harga. Secara keseluruhan, jumlah saham yang naik melampaui yang turun di Bursa Efek Tokyo, menandakan penguatan yang relatif menyebar.

Di sisi lain, tekanan terlihat pada beberapa emiten komoditas dan kesehatan. Mitsui Mining and Smelting turun 4,57%, Sumitomo Metal Mining melemah 3,48%, dan Sumitomo Dainippon Pharma turun 3,47%. Pergerakan ini menunjukkan pasar masih selektif, dengan rotasi terjadi antar-sektor.

Indikator volatilitas juga meningkat. Nikkei Volatility Index naik 14,42% ke 32,46, mengisyaratkan pelaku pasar masih memasang premi perlindungan risiko meski indeks utama menguat.

Dari pasar global, minyak melemah dengan WTI Juli turun ke US$89,92/barel dan Brent Agustus ke US$93,29/barel. Emas berjangka Agustus turun tipis ke US$4.353,95/oz. Di valuta, USD/JPY bertahan di sekitar 160,17, sementara indeks dolar AS berjangka melemah ke 99,64—kombinasi yang membantu menjaga sentimen ekuitas tetap positif, meski volatilitas masih tinggi. (asd) PT Rifan.


Sumber: NewsMaker


Monday, June 8, 2026

Nikkei Anjlok 3,74%, Saham Jepang Tertekan Aksi Jual Luas

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Jepang ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (08/06), dengan indeks Nikkei 225 turun 3,74% di Tokyo. Tekanan terjadi setelah saham-saham di sektor Paper & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi menjadi pemberat utama pasar. Pelemahan ini mencerminkan meningkatnya aksi jual di tengah sentimen global yang masih rapuh.

Di antara saham yang masih mencatatkan penguatan, Toho Co. menjadi salah satu penopang dengan kenaikan 6,80% ke level 1.280,50. Sementara itu, Sumitomo Dainippon Pharma naik 5,39% ke 1.514,50, dan Tokio Marine Holdings menguat 3,37% ke 7.232,00. Kenaikan beberapa saham tersebut belum cukup kuat untuk menahan tekanan besar pada indeks utama.

Saham dengan penurunan terdalam dipimpin oleh SUMCO Corp. yang anjlok 12,84% ke level 3.522,00. Tekanan juga terjadi pada Murata Manufacturing yang turun 10,15% ke 8.711,00, serta Socionext Inc. yang melemah 10,05% ke 2.456,00. Secara keseluruhan, saham yang melemah jauh lebih banyak dibandingkan yang menguat, dengan 2.700 saham turun, sementara 909 saham naik dan 168 stagnan.

Dari pasar komoditas, harga minyak bergerak melonjak tajam. Crude oil untuk pengiriman Juli naik 4,59% ke US$94,70 per barel, sementara Brent oil untuk pengiriman Agustus menguat 4,95% ke US$97,70 per barel. Di sisi lain, kontrak emas Agustus justru melemah 0,95% ke US$4.323,84 per troy ounce, menunjukkan pasar masih bergerak selektif di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, pasangan USD/JPY turun tipis 0,05% ke 160,24, dan EUR/JPY melemah 0,07% ke 184,57. Indeks Dolar AS Futures juga turun 0,21% ke 99,85. Ke depan, investor akan mencermati arah harga minyak, pergerakan yen, serta sentimen global untuk melihat apakah tekanan pada bursa Jepang masih berlanjut atau mulai mereda dalam sesi berikutnya. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber: NewsMaker


Sunday, June 7, 2026

Nikkei 225 Turun 1,26% Dipimpin Pelemahan Transport dan Komunikasi

 


PT Rifan Financindo - Nikkei 225 ditutup melemah 1,26% pada Jumat (05/06) di Tokyo, dengan tekanan terutama datang dari sektor Paper & Pulp, Transport, serta Communication. Kenaikan volatilitas turut menyertai pelemahan, dengan Nikkei Volatility naik 0,51% ke 29,46.

Di sisi saham individu, penguat utama indeks dipimpin Japan Steel Works yang naik 8,99% ke 7.930, diikuti Trend Micro yang menguat 7,28% ke 6.678. T&D Holdings juga menguat 6,42% ke 4.390 dan menyentuh level tertinggi lima tahun.

Sebaliknya, tekanan terbesar datang dari SUMCO yang turun 7,44% ke 4.041, disusul Ibiden yang melemah 6,92% ke 18.760. Tokyo Electron turun 6,61% ke 59.450, mempertegas tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Secara keseluruhan, saham yang naik masih lebih banyak daripada yang turun di Tokyo Stock Exchange, dengan 2.701 saham menguat, 861 melemah, dan 204 tidak berubah. Namun, pelemahan pada beberapa konstituen besar tetap cukup untuk menyeret indeks utama ke zona negatif.

Di pasar lain, minyak mentah WTI untuk pengiriman Juli turun 0,29% ke US$92,77/barel, sementara Brent untuk Agustus relatif stabil di US$95,07/barel. Kontrak emas berjangka Agustus turun 0,56% ke US$4.479,57/oz. Di valuta asing, USD/JPY nyaris datar di 159,94, sementara indeks dolar berjangka turun tipis ke 99,33. (asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Thursday, June 4, 2026

Saham Jepang Terkoreksi, Tekanan AI Seret Nikkei dari Rekor

 

Rifan Financindo - Saham Jepang melemah pada perdagangan Kamis (04/06), dengan Nikkei 225 turun 1,36% ke level 67.470, sementara indeks Topix terkoreksi 1,11% ke 3.952. Pelemahan ini terjadi setelah pasar saham Jepang sebelumnya berada di area rekor tertinggi, sehingga investor mulai melakukan aksi ambil untung di tengah tekanan global.

Tekanan utama datang dari pelemahan sektor teknologi dan kecerdasan buatan atau AI. Bursa Jepang mengikuti sentimen negatif dari pasar global, terutama setelah prospek lemah dari produsen chip Amerika Serikat, Broadcom, membuat kekhawatiran terhadap sektor semikonduktor kembali meningkat.

Selain faktor teknologi, ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Iran juga menambah tekanan ke pasar. Kondisi ini menurunkan harapan terhadap tercapainya kesepakatan damai, sekaligus mendorong harga energi lebih tinggi, sehingga kekhawatiran inflasi dan arah suku bunga kembali menjadi perhatian utama investor.

Di antara saham utama, SoftBank Group anjlok 11,3% karena eksposurnya yang besar terhadap investasi berbasis AI. Saham lain yang ikut melemah antara lain Kioxia Holdings turun 1,5%, Fujikura turun 3,9%, Murata Manufacturing turun 5%, Taiyo Yuden turun 3,9%, dan Furukawa Electric melemah 3,8%. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Wednesday, June 3, 2026

Rali Teknologi Dorong Nikkei Cetak Rekor

 


PT Rifan - Indeks Nikkei 225 melonjak lebih dari 2% pada Rabu dan ditutup di atas 68.000 untuk pertama kalinya. Penutupan ini mencetak rekor baru, didorong rali berlanjut pada saham-saham teknologi.

Optimisme terhadap peluang bisnis terkait kecerdasan buatan (AI) menjadi penopang utama. Pelaku pasar menilai perusahaan Jepang punya peran penting dalam perluasan infrastruktur AI global, sehingga berpotensi diuntungkan dari pertumbuhan sektor tersebut.

Di sektor teknologi, Tokyo Electron melesat 13,4% dan Advantest naik 5,1%. Saham lain yang ikut menguat antara lain Kioxia Holdings (+0,7%), Fujikura (+9,3%), dan Furukawa Electric (+4,3%).

Meski sentimen AI mendominasi, investor masih memantau perkembangan negosiasi damai AS–Iran. Sinyal yang berubah-ubah dari kedua pihak menjaga ketidakpastian geopolitik tetap tinggi.(asd) PT Rifan.


Sumber: NewsMaker

Tuesday, June 2, 2026

Nikkei Turun 0,49% Dipicu Pelemahan Sektor Transport dan Komunikasi

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Selasa (02/06), dengan indeks Nikkei 225 turun 0,49% di akhir sesi Tokyo. Pelemahan dipimpin oleh tekanan di sektor Paper & Pulp, Transport, dan Communication, yang mendorong sentimen pasar cenderung hati-hati.

Tekanan pasar terlihat cukup luas. Di Bursa Tokyo, jumlah saham yang turun mengungguli yang naik, dengan 2.580 saham melemah, 994 menguat, dan 199 stagnan. Gambaran ini menunjukkan pelemahan tidak hanya terjadi pada segelintir saham, tetapi menyebar ke banyak emiten.

Meski indeks ditutup negatif, beberapa saham mencatat penguatan tajam. AGC Inc melesat 9,09% dan menyentuh level tertinggi 5 tahun, sementara Shift Inc naik 8,81%. Isetan Mitsukoshi Holdings juga menguat 6,96% dan mencapai level tertinggi 52 minggu, menandakan masih ada minat selektif pada saham tertentu di tengah koreksi pasar.

Di sisi lain, tekanan terbesar datang dari beberapa emiten yang terkoreksi dalam. Nippon Electric Glass turun 9,97%, Mitsui Mining and Smelting melemah 7,97%, dan Yaskawa Electric turun 7,25%. Pada saat yang sama, Nikkei Volatility naik 9,60% ke 28,54, mengindikasikan pasar mulai memasang premi risiko yang lebih tinggi.

Pergerakan lintas aset turut memberi konteks pada sentimen hari ini. Minyak melemah, dengan WTI Juli turun ke US$91,44/barel dan Brent Agustus ke US$94,31/barel, sementara emas berjangka Agustus naik 1,34%. Di pasar valuta asing, USD/JPY relatif stabil di 159,72 dan EUR/JPY naik ke 186,07, sementara indeks dolar AS sedikit melemah. Kombinasi pelemahan saham dan kenaikan volatilitas menjadi sinyal bahwa pelaku pasar sedang menyeimbangkan kembali posisi risiko di tengah perubahan dinamika global. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Monday, June 1, 2026

Nikkei 225 Cetak Rekor Baru, Ditopang Real Estat dan Perbankan

 


PT Rifan Financindo - Saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Senin (01/06), dengan indeks Nikkei 225 naik 0,90% dan mencetak rekor tertinggi baru. Kenaikan dipimpin sektor real estat, perbankan, dan tekstil, menandai sesi yang solid di Bursa Tokyo.

Penguatan indeks ditopang lonjakan sejumlah saham berkapitalisasi besar. SoftBank Group melonjak 14,02% dan menyentuh level tertinggi sepanjang masa, sementara Kioxia Holdings naik 10,10% juga ke rekor tertinggi, dan SUMCO menguat 9,46% ke level tertinggi lima tahun.

Di sisi lain, tekanan muncul pada beberapa emiten defensif dan industri. Denka turun 7,33%, Mitsubishi Electric melemah 7,17%, dan Shiseido turun 6,96%, mencerminkan rotasi yang selektif di dalam pasar meski indeks utama menguat.

Lebarnya partisipasi pasar cenderung positif, dengan jumlah saham naik melampaui yang turun (2.617 berbanding 982), sementara volatilitas tersirat melemah. Indeks Volatilitas Nikkei turun 3,38% ke 26,04, level terendah dalam tiga bulan, mengindikasikan premi risiko jangka pendek yang lebih terkendali.

Dari sisi lintas aset, minyak menguat tajam dengan WTI naik 3,13% ke US$90,09 per barel dan Brent naik 2,83% ke US$93,70, sementara emas berjangka turun 1,33%. Yen melemah tipis dengan USD/JPY naik ke 159,42, dan indeks dolar berjangka menguat terbatas—kombinasi yang menjaga dukungan bagi aset berisiko, sembari pasar memantau pergerakan energi, kurs yen, dan dinamika volatilitas sebagai penentu kelanjutan sentimen. (asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker