Rifan Financindo - Bursa saham Jepang menguat pada awal perdagangan Jumat (18/9/2026), menjelang keputusan suku bunga Bank of Japan. Pada pukul 09.09 waktu Tokyo atau 07.09 WIB, indeks Nikkei 225 naik 487,45 poin atau 0,76% menjadi 64.623,70. Angka tersebut merupakan posisi intraday pada sesi pagi.
Saham terkait semikonduktor menjadi penggerak utama kenaikan pasar. Lasertec menguat sekitar 5,3%, sementara Advantest naik 3,9% pada awal sesi. Penguatan berlangsung ketika turunnya harga minyak membantu meredakan kekhawatiran mengenai tekanan pasokan energi dari Timur Tengah.
Sentimen global turut membaik setelah Wall Street mencatat penguatan pada Kamis. Nasdaq melonjak 1,7%, S&P 500 naik 1,1%, dan Dow Jones bertambah 316 poin. Penurunan harga minyak serta imbal hasil Treasury membantu meredakan tekanan terhadap saham, meskipun Federal Reserve baru saja menaikkan suku bunga.
Dari pasar valuta asing, dolar diperdagangkan sekitar 156,15 yen, dibandingkan 155,58 yen saat penutupan pasar Tokyo sebelumnya. Pelemahan yen berpotensi mendukung perusahaan Jepang yang memperoleh pendapatan dari luar negeri karena meningkatkan nilai pendapatan tersebut ketika dikonversi ke mata uang domestik.
Namun, perhatian utama investor tertuju pada BOJ yang diperkirakan menaikkan suku bunga menjadi 1,25%, level tertinggi dalam 31 tahun. Karena langkah tersebut sudah hampir sepenuhnya diperhitungkan pasar, komentar Gubernur Kazuo Ueda mengenai waktu dan kecepatan kenaikan berikutnya akan menjadi sorotan. Rifan Financindo.
Sumber : NewsMaker
No comments:
Post a Comment